
KREATIF: Achmad Amaluddin bersama istrinya, Erma Suryani, memamerkan miniatur kapal dan rumah yang dibuat dari koran bekas di rumahnya kemarin (15/11).
Achmad Amaluddin memanfaatkan koran bekas untuk membuat karya seni. Miniatur masjid Madinah dan kapal pinisi buatannya dibeli para pejabat. Tak jarang, karyanya dipamerkan di berbagai ajang.
LUDRY PRAYOGA, Surabaya
HAMPIR setiap hari, Amaluddin menghabiskan waktunya di galeri Nizar Craft di Perumahan Bukit Randuagung Indah, Kecamatan Kebomas. Itu adalah rumahnya sekaligus tempatnya memamerkan beragam karya yang telah dihasilkan.
”Aktif berkarya sejak 2016, hitung-hitung mencari kesibukan pascapensiun,” ungkap mantan karyawan perusahaan tersebut.
Amaluddin terinspirasi dari aktivitas anaknya yang gemar mengoleksi action figure. Dia akhirnya membuat bentuk mainan serupa. Bapak tiga anak itu memilih koran bekas sebagai bahan utama membuat miniatur.
Selain tahan lama dan mudah dibentuk, kerajinan berbahan dasar kertas itu cukup jarang digeluti para seniman lainnya. ”Harganya juga terbilang murah. Apalagi, belum ada pesaingnya,” ujarnya disusul tawa.
Untuk membuat karya tersebut, dia biasanya memotong koran bekas dengan beragam ukuran. Lalu, koran digulung hingga padat agar bisa dibentuk sesuai dengan kebutuhan. Nanti setiap gulungan itu direkatkan dengan lem hingga membentuk rancang bangun sesuai keinginan.
Agar lebih menarik, dia membubuhkan cat warna-warni. ”Memang membutuhkan ketelitian ekstra agar sesuai dengan bentuk aslinya,” terang Amaluddin.
Berkat keuletannya, puluhan miniatur mampu dihasilkan. Berbagai pesanan berdatangan, khususnya dari calon pengantin untuk hantaran pernikahan. Termasuk pesanan untuk membuat miniatur bangunan bersejarah, kapal laut, hingga hiasan rumah.
”Misalnya, pesanan miniatur masjid Madinah dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani,” ungkapnya.
Tak jarang pula karyanya ikut dipamerkan di berbagai ajang. Banyak pembeli yang berasal dari luar daerah, mulai Jakarta, Bandung, hingga Semarang. Bahkan, karyanya pernah dibeli warga negara Australia.
”Saat itu mengikuti pameran di Jakarta Convention Center,” jelasnya.
Salah satu yang cukup berkesan adalah miniatur pinisi. Amaluddin tidak menyangka bahwa replika kapal tradisional asal Sulawesi Selatan itu dibeli Menteri BUMN Erick Thohir seharga Rp 6,5 juta. ”Beliau saat itu berkunjung ke Gresik pada 2022. Alhamdulillah sangat bangga sekali,” kenangnya.
Setiap miniatur dijual dengan harga bervariasi. Mulai Rp 100 ribu hingga Rp 7 juta. Bergantung ukuran dan kerumitan yang diminta pemesan.
Apalagi, setiap pesanan membutuhkan waktu pengerjaan yang cukup lama. ”Bisa satu minggu hingga beberapa bulan,” ungkap Amaluddin.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022