
Zoro maskot Persebaya mengumpulkan boneka yang didonasikan para Bonek bagi anak-anak penderita kanker saat jeda pertandingan perempat final Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin (29/3).
Puluhan ribu suporter Persebaya melakukan kegiatan kemanusiaan lewat aksi lempar boneka. Sekaligus mengirim pesan: Yang terbaring sakit tak sendirian dalam perjuangan mereka.
BAGUS PUTRA PAMUNGKAS, Surabaya
---
OTAVIO Dutra tak langsung masuk ke ruang ganti setelah peluit panjang babak pertama ditiup. Bek Persebaya Surabaya itu memilih bertahan sebentar di lapangan. Dia menunggu momen yang ditunggu: lempar boneka.
Dalam perempat final Piala Presiden di Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin, Bonek, sebutan pendukung Persebaya, memang punya gawe lain selain mendukung tim kesayangan yang menjamu Tira Persikabo. Mereka bareng-bareng melemparkan boneka di jeda babak pertama. Dengan tujuan kemanusiaan.
Benar saja, begitu peluit panjang berbunyi, puluhan ribu Bonek yang hadir dalam laga yang akhirnya dimenangi Persebaya 3-1 itu langsung melemparkan beragam boneka. Besar, kecil. Dutra pun ikut larut di dalamnya.
Saking antusiasnya, ada satu fase yang terlewatkan: mengheningkan cipta. Untuk menghormati korban banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.
"Anak-anak terlalu semangat," kata koordinator Green Nord Husin Ghozali kepada Jawa Pos.
Tapi, hal itu tak sampai mereduksi keindahan momen tersebut. Saat ribuan boneka langsung berjatuhan dari tribun. Lapangan tampak warna-warni. Menyala akibat lemparan boneka.
Hujan boneka berlangsung sampai 2 menit. Setelah hujan reda, 2.158 personel keamanan yang berjaga langsung memungut boneka yang ada.
Mereka menyisir dari tribun utara. Bekerja cukup cepat, sebelum kickoff babak kedua, seluruh boneka sudah terambil.
Setelah itu, proses penghitungan langsung dimulai. Tuntas pada pukul 20.30. Total terkumpul 20 ribu boneka. "Itu salah satu boneka dari anak saya," kata Dutra.
Beberapa koordinator tribun juga membawa keluarga mereka. "Anak saya bawa boneka Tayo sama boneka bola," ungkap Hasan Tiro, koordinator tribun timur.
Hasan menjelaskan, dari tribun timur, setidaknya ada 2.000 boneka yang dibawa. Mulai anak-anak sampai yang berwajah macho sekalipun, sama-sama membawa boneka yang lucu dan imut. Beraneka warna. "Tidak masalah bagi kami karena tujuan kegiatan ini kan untuk kemanusiaan," katanya.
Kesemua boneka tersebut memang akan diserahkan kepada penderita kanker di Surabaya. "Mereka adalah bagian dari kami. Semoga apa yang telah kami berikan dapat sedikit membuat mereka merasakan kebahagiaan seperti kami," lanjut Hasan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
