Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 April 2018 | 21.37 WIB

Menantikan Kejayaan TVRI di Tangan Si Raja Kuis Helmy Yahya

Dirut LPP TVRI  Helmy Yahya (Imam Husein/Jawa Pos) - Image

Dirut LPP TVRI Helmy Yahya (Imam Husein/Jawa Pos)

Begitu menangani TVRI, tantangan berat sudah menanti Helmy Yahya. Mulai anggaran yang cekak, peralatan produksi yang menua, sampai masalah SDM yang usianya juga tak lagi muda.


AGFI SAGITTIAN, Jakarta


Lobi besar berukuran sekitar 10 x 10 meter langsung terpampang begitu keluar dari lift di lantai 3 gedung TVRI di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Di ruangan yang menjadi kantor para direksi itu tampak dua tamu tengah duduk menunggu.


Mereka juga antre bertemu dengan orang nomor satu di TVRI, Helmy Yahya. ’’Mohon ditunggu ya, Mas. Bapak (Helmy) masih ada tamu lain. Ada sembilan tamu yang dijadwalkan bertemu hari ini,’’ ujar Fajar, asisten Helmy, kepada Jawa Pos Rabu pekan lalu (11/4).


Selang beberapa menit kemudian, Helmy keluar dari ruangan bersama seorang tamu sambil asyik berbincang. Setelah berfoto sebentar di depan tulisan TVRI di lobi, dia mengantar sang tamu sampai ke depan lift.


Helmy lantas menyapa Jawa Pos dengan ramah sembari mengajak masuk ke dalam ruangannya. Meski waktu sudah menunjukkan pukul 17.00 lewat, pria 56 tahun itu masih segar dan lincah mondar-mandir di ruangannya.


Pria kelahiran Ogan Ilir, Sumatera Selatan, tersebut mengakui, jabatan direktur utama TVRI yang diembannya sejak 29 November 2017 memang membuatnya supersibuk. Mengikuti delapan sampai sebelas meeting sudah menjadi rutinitas harian bagi adik kandung Tantowi Yahya, penyanyi yang kini menjadi duta besar Indonesia di Selandia Baru, itu.


"Sebelum jam 8 pagi sudah ke sini, pulang kadang jam 10 atau jam 11 malam. Sabtu masuk. Minggu juga masuk nungguin syuting. Memang banyak sekali yang harus kami lakukan,’’ ujarnya.


Helmy yang dijuluki Raja Kuis lantas mengisahkan perjalanannya menuju kursi direktur utama TVRI yang ternyata tidak mudah. Pria yang sejak 1989 hingga saat ini sudah terlibat dalam 30 acara kuis dan 16 reality show tersebut mengaku harus bersaing dengan 1.600 kandidat lain. Serangkaian fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan pun dijalaninya.


Dia menyatakan sempat ingin mundur pada masa tes yang memakan waktu hampir empat bulan itu. Sebab, pembawa acara kuis Siapa Berani era 2000–2005 tersebut juga sibuk mengurus perusahaannya, PT Triwarsana.


Bukan hanya itu. Helmy juga sedang padat-padatnya mengisi seminar dan menjadi public speaker. "Sempat ingin mundur di tengah jalan. Jadwal saya berantakan semua selama empat bulan,’’ ungkapnya.


Mengetahui Helmy nyaris patah semangat, teman-teman dan keluarga terus memberikan dukungan. Setelah berdiskusi lebih serius dengan sang istri, Helmy menyatakan tekadnya kembali bulat untuk melanjutkan seleksi.


"Ada seorang teman saya yang sangat religius. Dia bilang, ’Udahlah Mas Helmy, ini kesempatan untuk beramal.’ Saya mengatakan dalam hati, iya juga ya. Karena saya tahu hidup saya dulu susah banget, tapi kemudian saya mendapatkan demikian banyak kenikmatan dari Allah SWT,’’ tuturnya.


Kali pertama datang dan melihat kondisi stasiun televisi yang berdiri sejak 1962 itu, sebagai Dirut baru, Helmy segera menyadari bahwa sangat banyak PR alias pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Mulai pengelolaan keuangan, peralatan-peralatan produksi yang menua, konten acara yang perlu ditingkatkan, sampai masalah SDM yang usianya juga tak lagi muda.


"Shock juga awalnya. Saya tahu akan banyak PR-nya. Ternyata lebih banyak dari yang dibayangkan. Tapi, syukurlah, direksi sangat solid. Dewan pengawas sangat mendukung. Kami pelan-pelan, tapi bekerjanya harus maraton,’’ kata alumnus University of Miami tersebut.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore