
Stevan Pasaribu (Stevan Pasaribu for Jawa Pos)
Ternyata belum siap aku kehilangan dirimu… belum sanggup untuk jauh darimu. Yang masih slalu ada dalam hatiku….
Penggalan lirik lagu Belum Siap Kehilangan tersebut merasuki hati dan telinga belakangan ini. Lagu yang viral berkat TikTok dan Instagram itu seolah-olah menjadi soundtrack pandemi. Bagi pelantunnya, Stevan Pasaribu, lagu ”mendung” tersebut menjadi titik cerah kariernya.
ADINDA AZMARANI, Surabaya, Jawa Pos
---
SESUAI dengan judulnya, lagu itu bermakna kehilangan. Tentang seseorang yang kehilangan sosok penting dalam hidupnya pada saat orang tersebut belum siap ditinggalkan. Kendati video musiknya menampilkan sepasang kekasih, lagu itu sejatinya bisa ditujukan untuk siapa pun.
Di TikTok dan Instagram, lagu tersebut kerap menjadi backsound video yang menampilkan kabar duka seseorang.
Entah itu putus cinta maupun kematian keluarga akibat pandemi. ’’Kebanyakan tentang kehilangan akibat pandemi ini, sedih banget nonton-nya,’’ tutur Stevan kepada Jawa Pos pada 1 Agustus lalu.
Bagi Stevan, lagu itu menghantamnya secara berbeda. Ketika kali pertama membaca liriknya pada 2019, Stevan langsung teringat sang ayah. Sang ayah meninggal pada 2014 ketika Stevan masih duduk di bangku kuliah. ’’Aku sama bapak dekat banget. Ketika dia tiba-tiba pergi untuk selamanya, aku belum siap kehilangan seorang ayah. Apalagi waktu itu aku jauh dari rumah,’’ ujar alumnus Institut Kesenian Jakarta tersebut.
Kendati demikian, lagu itu menjadi titik balik Stevan di industri musik tanah air. Dia bercerita, lagu yang liriknya ditulis Agie Prakasya itu ditunjukkan oleh Indra The Titans kepadanya. Stevan mengenal Indra dari Instagram. Indra kemudian mengenalkannya dengan David Noah.
Stevan lekat dengan musik sejak kecil. Dia piawai memainkan instrumen, mulai gitar, piano, drum, hingga bas. Dari yang awalnya musik tradisional Batak menjadi ke arah musik pop.
Tak dibutuhkan waktu lama bagi Stevan untuk mengiyakan tawaran Indra. ’’Aku dengarkan (sampelnya, Red), langsung suka. Lagu ini punya potensi didengarkan banyak orang,’’ ujarnya.
Saat itu lagunya sedikit berbeda dengan yang telah dirilis sekarang. Bersama David Noah, Stevan mengaransemen sana sini agar lagunya terasa lebih ”sakit” saat didengar. Untuk liriknya, 80 persen masih sesuai dengan aslinya.
Belum Siap Kehilangan dirilis pada 7 Agustus 2020, menandai debut Stevan di bawah naungan Musica Studio’s. Siapa sangka lagu itu justru populer dengan cara yang berbeda.
Lagu tersebut tercatat digunakan dalam lebih dari 98 ribu video di TikTok saat berita ini ditulis. ’’Untuk orang-orang yang memakai lagu ini sebagai backsound video kalian, terima kasih banyak karena kalau bukan karena kalian, mungkin lagu ini enggak akan terangkat ke publik,’’ ungkapnya.
Penggemar Brian McKnight itu mengaku senang karena lagunya bisa memberikan dampak positif kepada banyak orang. Bahkan, lagu itu sudah seperti anthem saat bersedih. Layaknya teman paling mengerti yang menggenggam erat tangan atau menepuk bahu untuk menguatkan saat harus menghadapi kehilangan. ’’Ketika sedih, kita butuh dengerin dulu lagu yang mewakili perasaan. Baru setelah itu move on ke lagu yang menyenangkan,’’ katanya.
Belum Siap Kehilangan merupakan single pertama dari trilogi yang disiapkannya. Lagu kedua, Hatiku di Kakimu, telah dirilis pada 9 April lalu. Berbeda dengan single pertama, lagu itu menceritakan perjuangan berat untuk pasangan, tetapi perjuangan itu tidak dianggap. Single ketiga masih dirahasiakan Stevan.
Pandemi memang menghalangi Stevan untuk melakukan banyak hal, salah satunya tidak bisa berjumpa dengan fans secara langsung. Namun, hal itu tidak mengurangi produktivitasnya sebagai entertainer. Stevan aktif membuat video di Instagram reels. ’’Itu salah satu cara aku membuat orang lain senang, meningkatkan imunitas,” kata Stevan.
Kontennya beragam. Mulai meng-cover lagu hingga video-video humor receh. ’’Aku rutinin seminggu bikin dua sampai tiga video peningkat imunitas,’’ ujar pria kelahiran Padang Sidempuan, Sumatera Utara, 1 Mei 1995, tersebut.
Salah satu yang paling menarik perhatian adalah videonya saat menyanyikan lagu pendek tentang pandemi. Stevan membawakannya dengan sebuah gitar kecil.
Lagu itu berisi curahan hati Stevan dalam menghadapi pandemi Covid-19, juga mewakili perasaan hampir setiap orang yang sama jemunya seperti dirinya. ”Hanya pakai gitar, terus rekam di HP. Enggak pakai recording, mixing, dan sebagainya. Simpel, tapi semoga menghibur,” katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022