
Dewan Pemantauan Kesiapsiagaan Global (GPMB) yang dibentuk oleh organisasi kesehatan dunia WHO dan Bank Dunia menyatakan wabah penyakit menular di seluruh dunia semakin sering terjadi dan menimbulkan dampak lebih besar. (Daniel Elombat)
JawaPos.com - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, pada Minggu (17/5), menyatakan status darurat kesehatan publik, meski belum dikategorikan sebagai pandemi, setelah lebih dari 250 kasus suspek dan 80 orang meninggal diduga terkait wabah Ebola di Kongo.
Dewan Pemantauan Kesiapsiagaan Global (GPMB) yang dibentuk oleh organisasi kesehatan dunia WHO dan Bank Dunia menyatakan wabah penyakit menular di seluruh dunia semakin sering terjadi dan menimbulkan dampak lebih besar.
Laporan terbaru ketahanan menghadapi pandemi yang dirilis GPMB pada Senin (18/5) menegaskan bahwa dunia belum menjadi lebih aman dari ancaman pandemi.
"Seiring meningkatnya frekuensi wabah penyakit menular, dampaknya juga semakin luas — meliputi kesehatan, ekonomi, politik, dan sosial — serta kapasitas pemulihan yang semakin terbatas," sebut laporan itu.
Dewan yang dibentuk menyusul wabah Ebola di Afrika Barat 2013-2016 itu memperingatkan bahwa investasi selama satu dekade tidak mampu mengimbangi meningkatnya risiko pandemi.
"Setelah lonjakan pendanaan respons Covid-19, bantuan pembangunan untuk kesehatan kembali ke level 2009 dan menurun sebagai bagian dari keseluruhan bantuan pembangunan," kata laporan tersebut.
Dewan yang masa tugasnya berakhir pada 2026 itu menyerukan pembentukan mekanisme pemantauan independen permanen untuk menilai risiko pandemi.
Laporan itu juga menekankan pentingnya akses yang adil terhadap vaksin, tes, dan pengobatan yang menyelamatkan jiwa melalui kesepakatan pandemi global.
Pada Minggu (17/5), WHO menyatakan status darurat kesehatan publik, meski belum dikategorikan sebagai pandemi, setelah lebih dari 250 kasus suspek dan 80 orang meninggal diduga terkait wabah Ebola di Kongo.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
