Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Mei 2026 | 06.18 WIB

Bali Makin Diburu Wisatawan Premium, Hotel Mewah Indonesia Resmi Lampaui Level sebelum Pandemi

ITX 2026 bahas prospek sektor pariwisata khususnya perhotelan di Indonesia. (Istimewa) - Image

ITX 2026 bahas prospek sektor pariwisata khususnya perhotelan di Indonesia. (Istimewa)

JawaPos.com - Sektor hotel mewah Indonesia mencatat pemulihan tercepat dibanding kelas hotel lain. Okupansi hotel premium kini resmi kembali ke level sebelum pandemi, sementara Bali semakin mengukuhkan diri sebagai pusat wisata mewah dan branded residence di Asia Tenggara.

Tren tersebut terungkap dalam Indonesia Tourism Xchange 2026 (ITX 2026) di Jakarta. Forum ini mempertemukan lebih dari 400 pelaku industri pariwisata, perhotelan, investasi, teknologi, hingga properti premium untuk membahas arah baru wisata Indonesia.

Data STR, divisi analitik hotel milik CoStar Group, menunjukkan okupansi hotel mewah Indonesia selama 12 bulan hingga Maret 2026 sudah kembali ke level pra-pandemi. Pencapaian ini melampaui seluruh kelas hotel lain yang masih tertinggal sekitar 5,5 poin persentase.

Kinerja tersebut memperlihatkan bahwa wisatawan kelas atas kini menjadi motor penting pemulihan pariwisata nasional, terutama di destinasi unggulan seperti Bali. Tak hanya okupansi, tarif hotel di Indonesia juga melonjak lebih dari 40 persen dibandingkan 2019. Kenaikan ini dipicu semakin matangnya pasar wisata premium serta bertambahnya pasokan hotel kelas atas dalam beberapa tahun terakhir.

Di Bali, pertumbuhan tarif hotel mewah bahkan terus menguat seiring meningkatnya wisatawan internasional dan semakin beragamnya pasar asal turis.

”Wisatawan mewah yang datang ke Indonesia tidak mencari replika dari hotel global,” ujar Sherona Shng, Wakil Presiden Regional Operasional Asia, Langham Hospitality Group.

”Mereka mencari makna, konteks, dan rasa tempat. Merek yang berhasil di sini adalah yang memahami kompleksitas budaya Indonesia dan menghadirkan pengalaman yang sangat personal, bukan yang distandardisasi,” lanjut dia.

Bali Jadi Magnet Baru Branded Residence

Selain hotel mewah, Bali juga mengalami lonjakan pengembangan branded residence atau hunian bermerek yang dikelola jaringan perhotelan internasional. Riset C9 Hotelworks mencatat nilai pipeline branded residence di Asia mencapai sekitar 40 miliar dolar AS atau setara Rp 707 triliun dengan total 50.025 unit, tumbuh 30,3 persen secara tahunan.

Indonesia dilaporkan menyumbang sekitar USD 1,4 miliar atau Rp 24,7 triliun dari 1.145 unit yang telah diluncurkan. Dari jumlah tersebut, Bali menjadi pasar terbesar dengan kontribusi sekitar 25 persen terhadap nilai pasar branded residence nasional.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore