Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Juni 2017 | 23.26 WIB

Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari dan Hobinya Memacu Sepeda

HOBI SEHAT: Abdul Kharis Al Masyhari (kiri) bersama rekan-rekannya di kawasan Cemoro Kandang, Gunung Lawu, Karanganyar. - Image

HOBI SEHAT: Abdul Kharis Al Masyhari (kiri) bersama rekan-rekannya di kawasan Cemoro Kandang, Gunung Lawu, Karanganyar.


Aktivitas Kharis sebagai ketua Komisi I DPR tak bisa dibilang longgar. Namun, dia selalu menyempatkan diri menunggangi road bike di berbagai daerah. Malah, dia kini getol menularkan hobinya itu kepada rekan-rekannya di Partai Keadilan Sejahtera.





SOSOK Abdul Kharis Almasyhari mudah dikenali di antara jajaran anggota komisi I. Postur badannya tinggi dan langsing meski sudah memasuki usia 48 tahun. Kalau ditanya apa resepnya, pria berlatar belakang keluarga pemilik pesantren di Jawa Tengah itu menjawab dengan mata berbinar. Bersepeda.



Sejak 2007, Abdul Kharis Almasyhari aktif mengayuh road bike di berbagai lintasan aspal di Jawa. Bahkan, jika waktunya cocok, Kharis tak segan mengikuti berbagai event di daerah demi menggelorakan semangat bersepeda. ’’Sejak aktif bersepeda, berat badan sudah turun 11 kilogram. Dulu berat saya 90-an, sekarang konsisten di 84 atau 85 kilogram,’’ kata Kharis kepada Jawa Pos.



Legislator Partai Keadilan Sejahtera tersebut bercerita, kesukaannya terhadap sepeda dimulai dari bangku SMP. Ketika itu Kharis muda tinggal di Kabupaten Purworejo. Setiap hari dia mengayuh sepeda jengki miliknya dari rumah menuju sekolah dengan jarak sekitar 14 km. ’’Kalau bolak-balik sama pulang kan 28 km,’’ ujar pria kelahiran 25 Agustus 1968 itu.



Bapak tiga anak tersebut menceritakan, saat usia sekolah, sepeda sebenarnya hanya murni menjadi transportasi. Namun, semua itu berubah saat akan naik haji pada 2003. Demi mempersiapkan fisik untuk menunaikan rukun Islam kelima itu, Kharis rajin mengayuh pedal. ’’Waktu itu masih pakai MTB. Latihan intensif untuk menjaga kondisi saja,’’ kata pria kelahiran Solo tersebut.



Ternyata, persiapan fisik dengan sepeda itu menjadi kebiasaan sepulang haji. Kharis makin rajin bersepeda. Pada 2007, dia memutuskan ganti haluan, dari MTB ke road bike.



Keputusan mengganti road bike juga bukan tanpa alasan. Awalnya, Kharis tertarik dengan sepeda yang digunakan para jawara di ajang grand tour seperti Tour de France ataupun Giro d’Italia. Sosok Neil Armstrong ketika itu menjadi idola Kharis. ’’Saya seneng lihat Tour de France atau Giro. Apalagi kalau sekarang lihat Sagan (Peter Sagan, Red),’’ cerita pria yang kini digadang-gadang PKS untuk menjadi cagub Jateng itu.



Awal mula menggunakan road bike, Kharis masih menjajal trek jarak dekat, yakni 60–70 km. Setelah itu, dia mulai ikut terjun di berbagai event road bike antarklub. Sejumlah rute jalan raya di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur sudah dilintasi. Namun, rute favorit yang sering dilalui adalah mendaki jalanan di Karanganyar menuju kawasan Gunung Lawu atau bersepeda dari Solo ke Magelang. ’’Asal waktunya cocok, saya pasti ikut,’’ kata pendiri Solo Road Bike Community itu.



Menurut Kharis, meski sibuk sebagai anggota dewan sejak 2014, kebiasannya bersepeda tidak pernah absen. Jika hari sudah Jumat, apabila tidak ada kegiatan komisi, Kharis langsung terbang ke Solo, kemudian bersepeda bersama teman-temannya. Kalau kesibukan hari kerja terlalu padat, Kharis biasanya menggunakan Kickr indoor bike trainer, sebuah alat untuk latihan bersepeda statis di dalam ruangan. ’’Selama Ramadan saya latihan pakai Kickr. Biasanya saya bangun jam setengah 3 pagi, lalu sepedaan pakai Kickr satu jam, baru setelah itu sahur,’’ ujarnya.



Satu merek sepeda yang digemari Kharis adalah Pinarello. Saat ini Kharis menggunakan Pinarello Dogma F10 untuk aktivitasnya bersepeda. ’’Dulu saya pernah punya Dogma 2, Think 2, F8, sekarang F10. Saya sekarang juga pakai Wilier Zero 7,’’ kata politikus peraih program doktor bidang akuntansi itu.



Kharis menyebut hobinya bersepeda juga sudah menular ke keluarga dan teman politisi. Tiga anaknya saat ini juga menyukai sepeda, termasuk teman-teman di lingkungan PKS. Kharis menilai, hobi bersepeda harus dimasyarakatkan karena punya banyak manfaat kesehatan. ’’Sekarang badan rasanya enak banget,’’ tuturnya. (bay/c19/fat)


Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore