
Mendikdasmen Abdul Mu'ti. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengajak para siswa di seluruh Indonesia untuk mulai membiasakan diri jalan kaki atau naik sepeda saat berangkat ke sekolah.
Langkah ini bukan tanpa alasan. Selain demi kesehatan, ajakan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program efisiensi energi yang sedang digalakkan oleh Presiden Prabowo Subianto di tengah ketidakpastian kondisi global akibat perang Timur Tengah.
Abdul Mu'ti menilai bahwa tren bersepeda yang sempat booming saat pandemi Covid-19 adalah kebiasaan positif yang sangat relevan untuk diterapkan kembali saat ini. Terlebih, dunia tengah dibayangi ancaman krisis minyak akibat konflik di Timur Tengah.
"Jadi misalnya kami himbau kalau yang rumahnya dekat dari sekolah dan kalau memang kira-kira aman dan nyaman, saya kira tidak ada salahnya jalan kaki atau kembali kepada kebiasaan bersepeda selama masa Covid. Kenapa kebiasaan itu tidak kita juga lanjutkan lagi? Itu kan sehat dan juga bisa hemat energi dan bersih lingkungan," ujar Mendikdasmen Mu'ti dikutip dari Antara, Selasa (31/3).
Baca Juga:Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi dan Non Subisidi Pertamina Tidak Naik pada 1 April 2026
Tak hanya soal transportasi, sekolah juga diharapkan menjadi pelopor dalam gerakan ramah lingkungan. Mu'ti mengimbau pihak sekolah untuk aktif menggalakkan program daur ulang. Tujuannya jelas: mengubah sampah di lingkungan sekolah menjadi sumber energi alternatif yang berguna.
Mendikdasmen juga menyoroti fenomena banyaknya siswa yang lebih memilih menggunakan sepeda motor. Menurutnya, hal ini terjadi karena jangkauan transportasi umum yang masih terbatas di lingkungan tempat tinggal siswa.
Ia pun menantang Pemerintah Daerah (Pemda) untuk meningkatkan kualitas layanan angkutan massal agar anak sekolah merasa aman dan nyaman beralih dari kendaraan pribadi.
"Dan sekarang ini kan ada kecenderungan untuk sebagian anak-anak ini lebih nyaman pakai sepeda motor daripada angkutan umum. Menurut saya, kalau ada angkutan umum yang aman, nyaman, anak-anak ini bisa berangkat ke sekolah dengan menggunakan transportasi umum. Itu kan lebih hemat energi, mengurangi polusi. Ini menjadi tantangan bagi Pemerintah Daerah," tegasnya.
Gerakan hemat energi ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden meminta para menteri melakukan efisiensi energi di sektor-sektor spesifik agar tepat sasaran.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
