Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 Agustus 2023 | 21.58 WIB

eSteam, Student Company SMKN 5 Surabaya untuk Olah Limbah Jadi Kosmetik

PAMERKAN PRODUK: Anggota eSteam, student company SMKN 5 Surabaya, mengolah kulit jeruk dan cangkang telur menjadi kosmetik.

Sejak didirikan tahun lalu, eSteam menjadi laboratorium bagi siswa SMKN 5 Surabaya. Mereka berhasil mengolah kulit jeruk dan cangkang telur menjadi kosmetik. Produk buatan siswa itu pun laku di pasaran.

AZAMI RAMADHAN, Surabaya

SISWA SMKN 5 Surabaya yang tergabung dalam eSteam, perusahaan siswa atau student company, membuat sejumlah karya yang laku di pasaran. Mereka mengubah limbah dan benda yang tidak terpakai seperti sisa kulit jeruk serta cangkang telur menjadi kosmetik.

eSteam terbentuk sejak 5 Agustus 2022. Perusahaan yang dibentuk dan dipimpin siswa itu menjadi laboratorium bagi pelajar. Di tempat tersebut, mereka mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk membuat karya. Anggota student company itu berjumlah 25 siswa. Layaknya perusahaan, eSteam memiliki struktur organisasi yang cukup lengkap.

Mulai president director, corporate secretary, HRD, public relation, production, commercial, hingga finance. Presiden Director eSteam Muhammad Ilham mengatakan, di awal pembentukannya, eSteam membuat dua produk. Mereka mengolah sisa cangkang telur dan kulit jeruk jadi kosmetik.

Kini eSteam sudah menghasilkan empat produk kosmetik. Mayoritas berbahan limbah kulit jeruk dan cangkang telur. Terbaru, mereka mengolah daun pandan sebagai tas. ”Total ada lima produk yang sudah kami buat,” ucap Ilham.

Perjalanan perusahaan tentu ada pasang surutnya. Ilham ingat betul momen awal-awal tahun. Saat itu, penjualan produk anjlok. Dalam sepekan, terhitung hanya 10 item yang laku terjual.

Ilham segera meminta seluruh anggota eSteam turun menjual produknya. Kebijakan itu menuai hasil. Dalam sehari, dua produk utama hasil olahan kulit jeruk dan cangkang telur terjual 200 pieces.

”Itu di luar dugaan, jadi Februari sampai Mei terjual 821 produk,” kata siswa 17 tahun itu.

Sejalan dengan meningkatnya penjualan produk, pendapatan eSteam juga meningkat drastis. Pemasukan dua kali lipat ketimbang April, dari Rp 2,5 juta menjadi Rp 4 juta lebih. Capaian itu membawa eSteam ke Jakarta untuk mengikuti event Indonesia Student Company Competition (ISCC) 2023 pada September mendatang.

’’Ya awalnya nggak nyangka, ternyata kami bisa operasikan sebuah perusahaan,” tutur siswa teknik kimia industri itu.

Wali kelas sekaligus guru kimia industri Nanda Luktinia Firial bangga dengan torehan peserta didiknya. Bagi dia, eSteam mampu mengubah pola pikir dan kebiasaan siswa sebelumnya.

”Misalnya, ada perubahan perilaku, di interaksi sosial dan lainnya. Ada yang jual produk dan bertemu dengan ratusan orang, padahal awalnya pendiam,” kata pembina eSteam Student Company tersebut. (*/c6/aph)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore