Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 Agustus 2023 | 14.45 WIB

Mengenal Siwarga, Aplikasi Buatan Hariadi dengan Fitur E-Posyandu yang Jadi Juara 2 Inovboyo 2023

DAPAT PENGHARGAAN: Hariadi Yutanto, kreator aplikasi Siwarga, meraih juara 2 dalam kompetisi Inovboyo 2023 yang digelar Bappedalitbang Surabaya beberapa waktu lalu.

Aplikasi Siwarga buatan Hariadi awalnya digunakan untuk pemilihan ketua RT secara online. Lambat laun aplikasi itu dipakai pengurus RT untuk memonitor kegiatan di lingkungannya. Kini, Siwarga sudah diuji coba di Madura dan Sidoarjo.

GALIH ADI PRASETYO, Surabaya

MENJADI pengurus RT adalah sebuah pengabdian. Sebab, tugas RT terbilang berat. Selain mendata warga yang membutuhkan bantuan, menuntaskan persoalan, mereka disibukkan dengan urusan administrasi.

Hariadi Yutanto punya solusi mengatasi ribetnya urusan administrasi itu. Dia membuat aplikasi Siwarga. Sebuah aplikasi yang bisa mengakomodasi keperluan pengurus kampung. Aplikasi itu multifungsi.

Bisa digunakan untuk mencatat siapa saja warga yang tinggal di RT tersebut lengkap dengan administrasinya. Memang aplikasi itu terlihat sederhana. Tapi, fungsinya kompleks. Semua bisa dioperasikan dalam genggaman.

”Tidak perlu lagi oret-oret kartu iuran,” kata Hariadi yang juga dosen informatika Universitas Hayam Wuruk (UHW) Perbanas.

Pemakaian aplikasi itu sangat mudah. Warga yang sudah mentransfer iuran RT akan di-approve oleh pengurus. Dokumentasi pembayaran itu tersusun rapi di aplikasi.

”Urusan arsip surat-menyurat juga begitu. Kami hubungkan ke Google drive. Sehingga saat pengurus berganti, dokumen surat-surat itu masih ada,” papar Hariadi.

Mengoperasikan Siwarga tidak membutuhkan server khusus atau komputer yang mahal. Cukup memakai cloud atau penyimpanan virtual. Seluruh data tersimpan di cloud tersebut. Aplikasi Siwarga dikembangkan sejak 2019 lalu.

Namun, belum optimal karena dimanfaatkan untuk pemilihan ketua RT secara online. Setelah itu, Hariadi terus mengembangkan Siwarga. Ada penambahan fitur agar lebih lengkap.

”Salah satunya adalah e-Posyandu. Sekarang bahkan sudah diuji coba di Madura dan Sidoarjo,” ungkapnya.

Fungsi utama e-Posyandu adalah untuk pencatatan administrasi anak. Seperti kontrol tumbuh kembang. Di dalamnya ada data berat, tinggi badan, pemberian gizi, dan lainnya.

”Seperti buku ’pink’ kesehatan ibu dan anak (KIA). Tetapi yang ini versi digital,” jelas Hariadi.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore