
Member JKT48 Tim T usai pengumuman shuffle saat perayaan ulang tahun ke-8, Minggu (22/12). (Twitter @_JKT48TeamT)
JawaPos.com – Perayaan ulang tahun JKT48 ke-8 di Surabaya, Minggu (22/12) tidak hanya menjadi ajang untuk memperkenalkan single orisinal berjudul Rapsodi. Tetapi juga menyampaikan berbagai informasi dan strategi JKT48 menghadapi 2020. Salah satu yang mengejutkan adalah dikosongkannya Tim T yang saat ini berjumlah 11 member.
Per 1 Januari, seluruh member Tim T dipindahkan ke Tim J dan Tim KIII. Tim T yang baru akan dibentuk lagi pada Juni 2020. Selain itu, JKT48 juga merilis project ONE sebagai pengganti Reboost yang sudah jalan sejak April 2018. Berikut wawancara wartawan Jawa Pos Dhimas Ginanjar dengan GM Teater JKT48 Melody Nurramdhani Laksani terkait hal itu.
Pengumuman yang mengejutkan terkait Tim T. Apa pertimbangan mengosongkan Tim T?
Ini bukan membubarkan Tim T. Tetapi men-shuffle. Sebab, kami menginginkan member Tim T yang sekarang bisa berkembang lagi.
Apakah itu bisa dikatakan jika member akademi saat ini belum siap untuk tampil di Tim T sehingga butuh waktu sampai Juni 2020?
Tidak ada keharusan mereka (member JKT48 akademi) naik ke Tim T pada saat member Tim T lain di-shuffle. Tentu, akademi harus menunjukkan kemampuan untuk bisa naik ke tim. Oleh karena itu, kami mengadakan setlist baru yakni Boku no Taiyou (Matahari Milikku) untuk member akademi.
Apakah nantinya konsep Tim T tetap fresh peach, sehingga butuh mayoritas anggota baru?
Untuk ke depannya, konsep Tim T yang baru akan dibuat bersamaan dengan Tim T yang baru juga. Jadi, belum bisa dijawab sekarang.
Apa ekspektasi manajemen terhadap member yang dipindahkan dari Tim T ke Tim J maupun Tim KIII?
Supaya mereka keluar dari zona nyaman dan belajar lebih banyak lagi dari kakak-kakak mereka.
Apa pertimbangan yang membuat member tertentu dipindahkan ke Tim J, dan ke KIII?
Manajemen mempertimbangkan dari karakter mereka masing-masing. Cocoknya ke mana.
https://www.instagram.com/p/B6cuqzdHr1z/?utm_source=ig_web_copy_link
Terkait Project One. Seperti apa?
ONE adalah singkatan dari One for All. Sebuah ikatan member dan fans menjadi satu kesatuan demi tujuan kita bersama. Logo kali ini berwarna ceria sebagai perlambang harapan masa depan cerah yang akan datang. Serta, ajakan untuk menjalani setiap momen yang ada saat ini dengan rasa syukur dan semangat.
Apa evaluasi dari Reboost yang nantinya tidak terulang dalam project ONE?
Reboost berjalan cukup baik, para fans juga bisa merasakan hal-hal baru dari JKT48 meskipun dalam praktiknya ada beberapa yang harus dihapus. Misalnya, formasi member tiap tim yang berisikan 16 orang. Itu dihapuskan. Dari akademi, bila setahun tidak naik tim maka akan dikeluarkan juga dihapus. Kami belajar dari pengalaman era Reboost mengenai hal-hal tersebut agar tidak terulang kembali di era ONE.
Single orisinal JKT48 tampaknya sesuai banget dengan pasar Indonesia, apakah project ONE salah satunya ingin menyasar pasar yang lebih luas?
Project ONE prioritas utamanya tetap fans JKT48. Tapi, kami tentunya ingin supaya program-program ini bisa membuat orang yang awalnya hanya tahu atau mendengarkan JKT48 saja, nanti bisa suka pada JKT48.
Target apa yang dibebankan pada JKT48 di 2020?
Pastinya mendapatkan fans yang lebih banyak lagi. Ditambah dengan adanya single orisinal, kami berharap masyarakat suka dengan lagunya dan penasaran dengan lagu-lagu JKT48 yang lainnya. Selain itu, bisa kembali melakukan event di luar Jakarta.
Apa yang membuat JOT memutuskan untuk membuka sarana live streaming, tidak khawatir pembajakan konten?
Tujuan utama live streaming adalah menyebarkan konten teater ke masyarakat luas di era seperti ini. Kami punya tujuan mereka mengenal melalui streaming, kemudian tertarik untuk datang langsung ke teater. Melihat live dan secara langsung pasti berbeda experience-nya. Sedangkan fans far yang tidak bisa datang langsung bisa melihat secara live streaming.
Apa yang membedakan HS (handshake) Event dan HS festival?
HS event hanya handshake saja dengan skala yang lebih kecil. Sedangkan HS Festival skalanya lebih besar. Ada stage, ada 2 shot, dan sebagainya.
Program dengan SKE48 seperti apa? Apakah seperti Stefi dan Sayaya yang juga tampil di Teater JKT48?
Detailnya sedang kami proses dengan SKE48. Bila sudah ada update, akan kami beritahukan lebih lanjut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022