
Photo
Single orisinal kedua JKT48 disambut antusias oleh fans. Sejak Jumat (17/6) sore hingga Sabtu (18/6) malam, tagar #JKT48FlyingHigh masih berada di puncak trending topic Twitter Indonesia. Tidak hanya itu, fans juga punya andil besar membuat music video (MV) Flying High trending nomor 18 untuk YouTube Music.
---
BUKAN tanpa alasan fans sangat bersemangat dengan single tersebut. Flying High adalah simbol atas kuatnya eksistensi JKT48 di Indonesia. Di era modern ini, belum ada grup idola Indonesia yang bertahan sampai 10 tahun tanpa ada hiatus atau tidak produktif dalam mengeluarkan single setiap tahun.
Antusiasme fans sudah terlihat saat JKT48 mengumumkan proyek single orisinal itu pada 18 Desember 2021. Saat perayaan Hari Ulang Tahun Ke-10 JKT48 itulah, manajemen mengumumkan kerja sama istimewa dengan menggandeng August Rigo dan Matt Rad. Musisi internasional yang pernah menggarap lagu Justin Bieber, One Direction, sampai BTS. ’’Dengan single Flying High, kami celebrate bareng. Merayakan berhasil bertahan (10 tahun, Red),’’ ujar Wakil Kapten JKT48 Jinan Safa Safira.
Target besar dari Flying High adalah mendapatkan banyak fans baru. Itulah kenapa konsep dan musik dalam single tersebut bisa dikatakan tidak seperti JKT48 biasanya. Mulai menggunakan formasi sembilan member untuk menyanyikannya (biasanya 16 member). Sembilan member itu adalah Azizi Asadel (center), Angelina Christy, Shani Indira Natio, Shania Gracia, Feni Fitriyanti, Yessica Tamara, Fiony Alveria, Jinan Safa Safira, dan Marsha Lenathea.
Selain itu, musiknya tidak lagi kuat irama J-pop-nya. Di single baru tersebut, JKT48 juga tidak lagi mengenakan seifuku (kostum ala seragam sekolah Jepang). JKT48 menyebut Flying High mewakili New Era yang menjadi tagline grup idola yang dipimpin Kapten Shani Indira Natio itu. ’’Lagunya, liriknya, dan dance-nya menjadi sesuatu yang baru,’’ ujar Shani.
Yang tidak kalah menarik, di single baru itu, JKT48 akhirnya berani menyajikan lagu full berbahasa Inggris. Sebelumnya, JKT48 memang pernah menghadirkan lagu berbahasa Inggris, tetapi itu terjemahan dari single berbahasa Indonesia dan tidak pernah dibawakan dalam konser. Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi kenapa JKT48 lebih memilih menggunakan lirik berbahasa Inggris.
Namun, salah seorang member, Feni Fitriyanti, menyebutkan bahwa penggunaan bahasa Inggris menjadi salah satu keunikan single itu. Bahkan, member juga dituntut untuk bisa ngerap pada salah satu bagian lagunya. ’’Ada rap line yang menurut aku pribadi ini hal yang menarik. Apalagi liriknya dalam bahasa Inggris,’’ kata Feni.
Kebahagiaan Feni bertambah karena dirinya mendapat kehormatan untuk menjadi stylist single Flying High. Sembilan member mengenakan baju yang dia rekomendasikan. Kepada Jawa Pos, Feni mengaku pilihannya dianggap cocok sehingga tidak ada revisi dan bisa dikenakan saat pembuatan music video di Jepang.
’’Speechless, nggak nyangka. Kok bisa karya aku ada di single orisinal kedua JKT48. Ini adalah one step menuju impian aku, yakni bikin seifuku (seragam) untuk JKT48. Ini pengalaman yang sangat berharga buat aku,’’ imbuh Feni.
TRIVIA
- Project single orisinal kedua diumumkan pada 18 Desember 2021. Saat perayaan Hari Ulang Tahun Ke-10 JKT48.
- August Rigo adalah produser di balik single Black Swan dan On milik BTS, Justin Bieber, Chris Brown, sampai One Direction.
- Matt Rad pernah bekerja dengan One Direction pada 2014 dan 2015, Boyz II Men, Demi Lovato, All American Reject, sampai NCT Dream.
- Kali pertama JKT48 menggunakan formasi 9 member untuk single.
- Music video-nya digarap di Jepang.
- Member JKT48 Feni Fitriyanti didapuk sebagai stylist single Flying High.
- Menjadi debut Azizi Asadel sebagai center single JKT48.
- Ditargetkan lebih sukses daripada Rapsodi, Flying High diharapkan menarik banyak fans baru.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
