Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Oktober 2026 | 16.21 WIB

Arie Kriting Kritik FFI, Soroti Peran Irma Rihi di Film Na Willa yang Diabaikan

Komika Arie Kriting (Abdul Rahman/JawaPos.com) - Image

Komika Arie Kriting (Abdul Rahman/JawaPos.com)

JawaPos.com - Komika sekaligus aktor Arie Kriting menyampaikan kritikan terhadap perspektif penilaian karakter dalam gelaran Festival Film Indonesia (FFI). 

Ia menyoroti bagaimana karakter masyarakat Indonesia Timur kerap digambarkan di layar lebar dan berharap penilaian terhadap akting para pemain lebih terbuka terhadap keragaman latar belakang budaya.

Sorotan Arie Kriting tersebut muncul setelah menyaksikan penampilan Irma Rihi dalam film Na Willa yang terkesan kurang diperhitungkan oleh FFI. Ia mengaku senang melihat Irma memerankan sosok ibu pada umumnya, tanpa harus menjadikan identitas Indonesia Timur sebagai karakter utama yang mendominasi penampilannya.

Menurut Arie, akting Irma menunjukkan bahwa karakter dari Indonesia Timur bisa hadir dalam berbagai bentuk, termasuk memerankan sosok yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

"Peran Irma Rihi di Na Willa ini bikin saya senang sekali. Di mana dia berperan jadi Ibu-ibu seperti pada umumnya. Cita rasa Indonesia Timurnya tidak hilang tapi bukan jadi menu utama. Sehingga saya bisa menikmati sekali akting dia sebagai seorang Ibu," ungkapnya.

Bagi Arie Kriting, persoalan tersebut bukan sekadar tentang satu penampilan aktor atau keputusan nominasi, melainkan juga mengenai cara industri perfilman memandang karakter yang berasal dari daerah dengan latar belakang budaya berbeda.

"Jujur saja, saya berharap besar dia (Irma Rihi lewat film Na Willa) bisa dipertimbangkan sebagai nomine di FFI tahun ini," akunya.

Arie Kriting Soroti Standar Apresiasi Dialek Daerah

Dalam pernyataannya, Arie mempertanyakan perbedaan apresiasi terhadap aktor yang memerankan karakter dari budaya lain.

Ia menilai, ketika aktor dari wilayah perkotaan memerankan tokoh Indonesia Timur dengan dialek daerah tertentu, penampilan mereka kerap mendapatkan pujian. Namun, apresiasi serupa dinilainya belum tentu berlaku ketika aktor Indonesia Timur memerankan karakter dengan logat Jawa atau dialek Jakarta.

Editor: Abdul Rahman
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore