
Komika Arie Kriting (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JawaPos.com - Komika sekaligus aktor Arie Kriting menyampaikan kritikan terhadap perspektif penilaian karakter dalam gelaran Festival Film Indonesia (FFI).
Ia menyoroti bagaimana karakter masyarakat Indonesia Timur kerap digambarkan di layar lebar dan berharap penilaian terhadap akting para pemain lebih terbuka terhadap keragaman latar belakang budaya.
Sorotan Arie Kriting tersebut muncul setelah menyaksikan penampilan Irma Rihi dalam film Na Willa yang terkesan kurang diperhitungkan oleh FFI. Ia mengaku senang melihat Irma memerankan sosok ibu pada umumnya, tanpa harus menjadikan identitas Indonesia Timur sebagai karakter utama yang mendominasi penampilannya.
Menurut Arie, akting Irma menunjukkan bahwa karakter dari Indonesia Timur bisa hadir dalam berbagai bentuk, termasuk memerankan sosok yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
"Peran Irma Rihi di Na Willa ini bikin saya senang sekali. Di mana dia berperan jadi Ibu-ibu seperti pada umumnya. Cita rasa Indonesia Timurnya tidak hilang tapi bukan jadi menu utama. Sehingga saya bisa menikmati sekali akting dia sebagai seorang Ibu," ungkapnya.
Bagi Arie Kriting, persoalan tersebut bukan sekadar tentang satu penampilan aktor atau keputusan nominasi, melainkan juga mengenai cara industri perfilman memandang karakter yang berasal dari daerah dengan latar belakang budaya berbeda.
"Jujur saja, saya berharap besar dia (Irma Rihi lewat film Na Willa) bisa dipertimbangkan sebagai nomine di FFI tahun ini," akunya.
Dalam pernyataannya, Arie mempertanyakan perbedaan apresiasi terhadap aktor yang memerankan karakter dari budaya lain.
Ia menilai, ketika aktor dari wilayah perkotaan memerankan tokoh Indonesia Timur dengan dialek daerah tertentu, penampilan mereka kerap mendapatkan pujian. Namun, apresiasi serupa dinilainya belum tentu berlaku ketika aktor Indonesia Timur memerankan karakter dengan logat Jawa atau dialek Jakarta.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022