Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 September 2026 | 01.51 WIB

Jika Film Istimewa Tembus 1 Juta Penonton,  Produser Janji Bangun Rumah Singgah di Setiap Provinsi

Film Istimewa. (istimewa) - Image

Film Istimewa. (istimewa)

JawaPos.com - Film Istimewa tidak hanya membawa cerita tentang keluarga ke layar lebar. Produser filmnya, Abdullah Mansuri, juga menyiapkan sebuah janji besar yang akan diwujudkan jika film ini mampu mencapai angka satu juta penonton.

Sang produser berjanji akan membangun Rumah Singgah Istimewa di setiap provinsi di Tanah Air untuk tujuan falitasi sekaligus memberdayakan kaum disabilitas apabila film ini mencapai satu juta penonton.

Janji itu disampaikan Abdullah Mansuri di momen penayangan perdana film Istimewa di bioskop Tanah Air pada hari ini, Kamis, 17 September 2026. 

Bagi sang produser, pencapaian satu juta penonton bukan sekadar angka dalam perjalanan sebuah film, melainkan sebuah momentum penting untuk menghadirkan ruang yang dapat menjadi tempat aman bagi anak-anak Istimewa.

“Buat saya, film Istimewa bukan hanya tentang membuat sebuah film, tapi bagaimana kita bisa terus memberikan ruang bagi teman-teman Istimewa untuk tumbuh, berkarya, dan punya tempat yang aman untuk pulang," kata Abdullah Mansuri, produser Istimewa.

"Karena itu, saya punya janji. Kalau Istimewa bisa mencapai satu juta penonton, saya ingin membangun Rumah Singgah Istimewa di setiap provinsi di Indonesia. Saya ingin film ini tidak berhenti sebagai cerita yang kita tonton, tetapi bisa menjadi langkah untuk menghadirkan ruang nyata bagi mereka,” imbuhnya. 

Cerita Tentang Arti Rumah

Di dalam film, konsep rumah tidak semata-mata digambarkan sebagai sebuah bangunan. Rumah menjadi tempat anak-anak menemukan rasa aman, diterima, dan memiliki seseorang yang dapat mereka andalkan.

Hal tersebut tergambar melalui sosok Pak Mahendra yang diperankan oleh aktor Mathias Muchus. Bagi anak-anak di Rumah Istimewa, Pak Mahendra merupakan figur ayah sekaligus tempat mereka menggantungkan rasa aman.

Situasi berubah ketika Pak Mahendra mulai jatuh sakit. Anak-anak kemudian dihadapkan pada ketakutan kehilangan sosok yang selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan mereka.

Editor: Abdul Rahman
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore