Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 13 September 2026 | 22.17 WIB

Awal Perjalanan Kariernya Sulit, Kanaya Whu Kini Dikenang sebagai Penyanyi Lagu Sunda

Jenazah Kanaya Whu dimakamkan di tempat kelahirannya, Tasikmalaya. (Instagram: kanayawhu) - Image

Jenazah Kanaya Whu dimakamkan di tempat kelahirannya, Tasikmalaya. (Instagram: kanayawhu)

JawaPos.com - Kepergian Kanaya Whu untuk selama-lamanya kembali kepada Sang Pencipta meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga dan para sahabat yang ditinggalkan, tapi juga bagi dunia musik Sunda. 

Penyanyi yang dikenal sebagai vokalis MK9 atau Emka 9 itu meninggal dunia pada Minggu (13/9) setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Kanaya mengembuskan napas terakhir setelah sempat berjuang melawan penyakit kanker. Jenazahnya kemudian dimakamkan di Kabupaten Tasikmalaya, daerah tempat kelahirannya, tadi siang. Kabar tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melalui media sosial.

Bagi banyak orang, nama Kanaya Whu kini tidak bisa dilepaskan dari lagu-lagu bernuansa Sunda. Suaranya kerap terdengar ketika MK9 tampil dalam berbagai kegiatan budaya dan agenda Dedi Mulyadi di sejumlah daerah di Jawa Barat.

Namun, perjalanan Kanaya hingga akhirnya dikenal sebagai penyanyi lagu Sunda ternyata tidak berlangsung instan. Ada proses adaptasi serius yang harus dilaluinya ketika pertama kali bergabung dengan MK9.

Sempat Kesulitan Membawakan Lagu Berbahasa Sunda

Kanaya Whu memiliki nama lengkap Kanaya Whulan. Ia lahir pada 1991 dan menghabiskan masa pendidikan dari jenjang SD hingga SMA di Jakarta.

Latar belakang tersebut ternyata menjadi tantangan tersendiri ketika Kanaya mulai dipercaya sebagai vokalis MK9. Ia harus membawakan lagu-lagu berbahasa Sunda, sementara dirinya tumbuh besar di lingkungan Jakarta.

Dalam sebuah obrolan mengenai pengalamannya bersama MK9, Kanaya mengakui dirinya sempat mengalami kesulitan ketika harus menyanyikan lagu berbahasa Sunda.

Seiring berjalannya waktu, tantangan tersebut justru menjadi bagian dari proses yang membuat kemampuan bernyanyinya jadi semakin matang.

Kanaya akhirnya mampu membawakan lagu-lagu Sunda dengan karakter vokal yang menjadi ciri khasnya. Ia juga memahami bahwa lagu-lagu yang dibawakan bukan sekadar persoalan nada dan lirik, tetapi membutuhkan penghayatan tingkat tinggi.

Editor: Abdul Rahman
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore