
Turn On Power. (istimewa)
JawaPos.com - Band rock asal Bandar Lampung, Turn On Power, resmi membuka era baru dalam perjalanan musik mereka dengan merilis album terbaru bertajuk Menjadi Dewasa setelah sekitar 15 tahun berkarya. Grup musik ini memilih lagu "Gama Harsa" sebagai single unggulan sekaligus pintu masuk untuk memperkenalkan benang merah yang menghubungkan seluruh isi album.
Album Menjadi Dewasa memuat tujuh lagu yang disusun layaknya sebuah perjalanan emosional. "Gama Harsa" hadir sebagai pembuka cerita, menggambarkan momen ketika seseorang mulai melangkah memasuki fase kehidupan yang baru. Harapan, keraguan, hingga semangat untuk terus maju menjadi emosi utama yang diangkat dalam lagu tersebut.
"Buat kami, mimpi menjadi rockstar masih sama seperti saat pertama kali membentuk band sekitar 15 tahun lalu. Kami masih percaya mimpi itu bisa diwujudkan. Semoga lagu-lagu kami juga bisa menjadi bahan bakar semangat untuk siapa pun yang sedang berjuang mengejar mimpinya," kata Dimas Dhartawan selalu vokalis Turn On Power dalam keterangannya.
Turn On Power yang kini diperkuat oleh Dimas Dhartawan (vokal, gitar), Adithya Perkasa (bass, vokal), dan Yoga Prasetyo (drum), menghadirkan album ini sebagai refleksi atas perjalanan hidup mereka. Pengalaman sejak masa sekolah hingga menjalani kehidupan di kota yang berbeda menjadi inspirasi utama dalam proses penciptaan lagu.
Melalui "Gama Harsa", pendengar diajak mengikuti kisah yang kemudian berlanjut ke lagu "Arti Frasa Berbeda", "Narasiku", "Merayakan Kalah", "Bait Bermuara", "Prosa Tanpa Titik", hingga ditutup oleh "Epilog Memori". Setiap lagu memiliki peran untuk membangun cerita tentang proses bertumbuh dan menjadi pribadi yang lebih dewasa.
Sebagian besar materi dalam album ditulis oleh Dimas Dhartawan berdasarkan pengalaman pribadi para personel. Sementara itu, lagu "Merayakan Kalah" merupakan karya Adithya Perkasa yang mengangkat pesan bahwa kegagalan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan bagian penting dari proses belajar dan berkembang.
Meski para personelnya kini tidak lagi tinggal di kota yang sama, proses kreatif tetap berjalan intensif. Mereka memanfaatkan komunikasi melalui WhatsApp dan saling bertukar file proyek digital (Digital Audio Workstation/DAW) sebelum akhirnya menyempurnakan seluruh materi bersama produser Shidunt Monokrom.
Dari sisi musikal, Turn On Power tetap mempertahankan karakter rock dengan sentuhan pop-punk yang telah menjadi ciri khas mereka. Pengaruh dari band seperti Pee Wee Gaskins dan Simple Plan masih terasa, namun dikemas dengan identitas musikal yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
Bagi Turn On Power, "Gama Harsa" bukan sekadar lagu pembuka album. Lagu ini menjadi simbol bahwa setiap perjalanan menuju kedewasaan selalu diawali oleh satu langkah kecil yang perlahan berkembang menjadi kisah kehidupan yang utuh.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022