
Syekh Ahmad Al Misry dikaitkan netizen sebagai tokoh agama inisial SAM, diduga melakukan pelecehan seksual sesama jenis. (Instagram: ahmad_almisry2
JawaPos.com - Habib Mahdi menyatakan bahwa Syekh Ahmad Al Misry (SAM) sempat mau bikin narasi tandingan untuk mematahkan kasus pelecehan seksual sesama jenis yang diduga dilakukannya terhadap 5 orang santri.
Menurut dia, Syekh Ahmad Al Misry sempat mau membangun narasi bahwa kasus yang dituduhkan kepada dirinya itu bagian dari rekayasa untuk menjatuhkan dirinya sebagai pemuka agama kharismatik.
"Ternyata dia akan membuat rekayasa bahwa itu semua fitnah, bahwa korban-korban itu telah memfitnah dan sebagainya.Adanya persaingan, adanya isu politik," kata Habib Mahdi.
Untungnya dia langsung mengambil sikap tegas, tidak lama setelah Syekh Ahmad Al Misry melakukan klarifikasi. Dia menyatakan, apabila pencemarah asal Mesir dan timnya masih mau membangun narasi tandingan yang tidak sesuai dengan fakta sebenarnya, Habib Mahdi mengancam akan membongkar data dan fakta 'mematikan'.
Ketegasan Habib Mahdi ini kemudian membuat upaya untuk membangun narasi tandingan jadi berantakan. Syekh Ahmad Al Misry dan timnya tidak berani untuk melanjutkan upaya 'membersikan diri' dari kasus tersebut.
Sebaliknya, Habib Mahdi meminta agar Syekh Ahmad Al Misry diam saja dan fokus menghadapi proses hukum yang saat ini sedang bergulir di Bareskrim Polri setelah sejumlah korbannya membuat laporan polisi pada penghujung tahun 2025.
Habib Mahdi menegaskan, kasus pelecehan seksual sesama jenis terhadap sejumlah santri tidak ada kaitannya dengan unsur politik atau untuk menjatuhkan Syekh Ahmad Al Misry sebagai tokoh agama.
"Kita nggak bahas masalah politik disini, yang kita bahas adalah keadilan. Adanya perbuatan tidak senonoh yang dilakukan oleh yang bersangkutan kepada para korban. Itu aja yang harus dipertanggungjawabkan," ungkapnya.
Diketahui, sejumlah korban pelecehan seksual melalui kuasa hukumnya telah membuat laporan polisi terhadap Syekh Ahmad Al Misry (SAM) pada 28 November 2025. Laporan tersebut diterima Bareskrim Polri dengan nomor registrasi LP/B/586/XI/2025/SPKT/Bareskrim Polri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022