Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 Maret 2026, 06.39 WIB

Live-Action One Piece Dinilai Baru Mencapai 13 Persen dari Keseluruhan Alur Cerita

One Piece Live-action season 2 (IMDb) - Image

One Piece Live-action season 2 (IMDb)

JawaPos.com – Serial live-action One Piece yang diproduksi oleh Netflix kembali menjadi perbincangan di kalangan penggemar.

Dikutip dari akun sosial media Instagram @filmbuzzr pada Senin (16/3), Diketahui hingga season kedua, adaptasi tersebut disebut baru mencakup sekitar 13,1 persen dari keseluruhan cerita asli.

Fakta ini menunjukkan bahwa perjalanan cerita bajak laut karya Eiichiro Oda masih sangat panjang untuk diadaptasi.

Persentase tersebut menggambarkan betapa luasnya semesta cerita yang dibangun dalam manga dan anime aslinya.

Banyak alur penting yang belum tersentuh dalam adaptasi live-action saat ini. Karena itu, penggemar memperkirakan serial ini masih membutuhkan banyak musim tambahan untuk mendekati keseluruhan cerita.

Sejumlah penggemar bahkan menilai bahwa jika musim ketiga diproduksi, cakupan ceritanya kemungkinan masih belum mencapai 20 persen.

Artinya, sebagian besar perjalanan karakter utama masih belum ditampilkan di layar. Kondisi ini memperlihatkan skala cerita yang sangat besar dalam waralaba One Piece.

Di sisi lain, panjangnya cerita juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan penonton. Mereka mempertanyakan apakah Netflix mampu mempertahankan konsistensi produksi dalam jangka panjang.

Kekhawatiran tersebut muncul karena proyek adaptasi ini diperkirakan membutuhkan waktu bertahun-tahun.

Meski demikian, keberhasilan musim pertama dan antusiasme terhadap musim kedua menjadi indikator positif.

Respons penonton yang kuat memberi harapan bahwa serial ini dapat terus berlanjut. Namun, tantangan produksi tetap menjadi perhatian utama bagi penggemar.

Dengan masih tersisanya sekitar 86,9 persen cerita yang belum diadaptasi, masa depan serial live-action One Piece masih terbuka luas.

Banyak petualangan dan konflik besar yang menunggu untuk diangkat ke layar. Karena itu, keberlanjutan produksi menjadi faktor penting bagi kelangsungan adaptasi cerita legendaris ini.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore