Aktor Jet Li dalam acara peluncuran buku Beyond Life and Death.
JawaPos.com – Aktor laga kung fu legendaris, Jet Li, kembali santer diisukan telah meninggal dunia. Namun, gosip tersebut kemudian dengan cepat diklarifikasi oleh Jet Li sendiri dalam sebuah acara peluncuran buku perdananya baru-baru ini.
Dilansir dari media Taiwan star.setn.com, Jumat (17/11), Jet Li mengungkapkan bahwa dirinya masih hidup dalam keadaan baik dan belum meninggal dunia seperti apa yang diisukan oleh sosial media. Namun, ia tak menampik jika saat ini tengah menderita sebuah penyakit autoimun.
“Aku belum mati,” kata Jet Li sambil tertawa saat wawancara dalam peluncuran bukunya berjudul Beyond Life and Death.
Dijelaskan, buku Beyond Life and Death itu merupakan cerita dirinya dalam mengarungi perjalanan hidup berpuluh-puluh tahun silam.
Terlebih lagi, saat dirinya mulai mempelajari agama Buddha, hingga melewati beberapa fase kehidupan pribadinya, termasuk kondisinya yang kian menua.
“Setelah 60 tahun hidup dan 25 tahun mempelajari agama Buddha, saya bangga mengumumkan bahwa saya telah menerbitkan buku pertama saya. Melalui itu, saya berharap dapat berbagi perjalanan hidup ini dengan Anda,” tulis JetLi di akun Instagram pribadinya (@jetli).
Ia menambahkan, perjalanannya saat mempelajari agama Buddha tidaklah mudah. Ia melewati banyak hal yang menempatkannya dalam situasi di antara hidup dan mati, seperti bencana Tsunami, penyakit ketinggian yang parah, hingga kondisi kesehatannya.
“Kematian adalah fenomena normal, dan menjalani hidup bahagia adalah hal yang paling penting,” tambahnya.
Lebih lanjut, JetLi mengakui bahwa dirinya menderita penyakit autoimun yang disebut Hipertirodisme.
Katanya mengutip pernyataan dokter, penyakit ini akan membuat penderitanya mengalami sejumlah gejala, seperti penurunan berat badan yang cepat, jantung berdebar-debar, tangan dan kaki gemetar parah, insomnia, diare hingga osteoporosis. Apabila sampai di tingkat paling parah, penderita Hipertirodisme bisa mengalami aritmia dan gagal hati.
Lebih lanjut, penderita Hipertirodisme juga akan menjadi mudah lelah bahkan meski kegiatan sekecil apapun. Serta, berpotensi lebih cepat mengalami penuaan dini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
