Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 November 2023 | 02.54 WIB

Kembali Diisukan Meninggal Dunia, Jet Li Sambil Tertawa: Saya Belum Mati

 

Aktor Jet Li dalam acara peluncuran buku Beyond Life and Death.

JawaPos.com – Aktor laga kung fu legendaris, Jet Li, kembali santer diisukan telah meninggal dunia. Namun, gosip tersebut kemudian dengan cepat diklarifikasi oleh Jet Li sendiri dalam sebuah acara peluncuran buku perdananya baru-baru ini.

Dilansir dari media Taiwan star.setn.com, Jumat (17/11), Jet Li mengungkapkan bahwa dirinya masih hidup dalam keadaan baik dan belum meninggal dunia seperti apa yang diisukan oleh sosial media. Namun, ia tak menampik jika saat ini tengah menderita sebuah penyakit autoimun.

“Aku belum mati,” kata Jet Li sambil tertawa saat wawancara dalam peluncuran bukunya berjudul Beyond Life and Death.

Dijelaskan, buku Beyond Life and Death itu merupakan cerita dirinya dalam mengarungi perjalanan hidup berpuluh-puluh tahun silam.

Terlebih lagi, saat dirinya mulai mempelajari agama Buddha, hingga melewati beberapa fase kehidupan pribadinya, termasuk kondisinya yang kian menua.

“Setelah 60 tahun hidup dan 25 tahun mempelajari agama Buddha, saya bangga mengumumkan bahwa saya telah menerbitkan buku pertama saya. Melalui itu, saya berharap dapat berbagi perjalanan hidup ini dengan Anda,” tulis JetLi di akun Instagram pribadinya (@jetli).

Ia menambahkan, perjalanannya saat mempelajari agama Buddha tidaklah mudah. Ia melewati banyak hal yang menempatkannya dalam situasi di antara hidup dan mati, seperti bencana Tsunami, penyakit ketinggian yang parah, hingga kondisi kesehatannya.

“Kematian adalah fenomena normal, dan menjalani hidup bahagia adalah hal yang paling penting,” tambahnya.

Lebih lanjut, JetLi mengakui bahwa dirinya menderita penyakit autoimun yang disebut Hipertirodisme.

Katanya mengutip pernyataan dokter, penyakit ini akan membuat penderitanya mengalami sejumlah gejala, seperti penurunan berat badan yang cepat, jantung berdebar-debar, tangan dan kaki gemetar parah, insomnia, diare hingga osteoporosis. Apabila sampai di tingkat paling parah, penderita Hipertirodisme bisa mengalami aritmia dan gagal hati.

Lebih lanjut, penderita Hipertirodisme juga akan menjadi mudah lelah bahkan meski kegiatan sekecil apapun. Serta, berpotensi lebih cepat mengalami penuaan dini.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore