
Norman Kamaru bersama artis yang akan menghibur peserta casting film Pamanca The Movie
JawaPos.com – Penggarapan film action ‘Pamanca The Movie tengah memasuki tahapan produksi. Rafindo Galesong yang memproduksi film laga ini menggelar casting alias seleksi pemain film di Bumi Arung Palakka yang akan dipusatkan di Hotel Wisata, Jl Jenderal Sudirman, Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang, sejak Kamis (16/3) mulai pukul 07.30 Wita.
Juru Bicara ‘Pamanca The Movie’, Andi Iwan yang ditemui di salah satu warkop di Jl Merdeka Watampone mengatakan, pihaknya akan melakukan casting diempat daerah. Selain Bone, mereka juga bakal menggarap pemain di Pare-pare, Bulukumba dan Makassar.
“Dalam casting nanti kita akan tunjukkan artis termasuk Norman Kamaru yang akan menghibur dan memberi motivasi kepada peserta casting,” katanya sebagimana dilansir dari Radar Bone (Jawa Pos Group).
Bagi muda-mudi yang memiliki bakat akting bisa langsung mendaftarkan diri tanpa dipungut biaya. “Bagi yang berminat silahkan datang. Peserta yang akan diterima nantinya antara usia 5-45 tahun. Selain itu tidak ada persyaratan lain kalau ada pesrta yang memerankan tokoh Arung Palakka malah lebih baik juga,” tambahnya.
Untuk calon pemain yang akan diterima dari empat daerah masing-masing tujuh orang. “Formasinya nanti yang kami ambil empat pria dan tiga wanita. Jadi jumlah secara keseluruhan dari empat daerah adalah 28 orang. Nanti akan diseleksi kembali untuk menentukan tujuh orang pemeran utama. Meski begitu yang lolos dari daerah pasti ikut terlibat dalam film ini,” terangnya.
Ini peluang besar pasalnya, pemain lokal yang lolos nanti akan menjadi pemeran utama dan bermain bersama artis dan aktor papan atas Indonesia dan dunia, seperti Jackie Chan.
Sebelumnya pihak Rafindo Galesong dikabarkan akan mendatangkan aktor papan atas dunia, yakni Jackie Chan. Namun Iwan kembali membeberkan bila bukan hanya peraih Oscar Award itu yang akan terlibat dalam film ini, tapi juga aktor laga Asia lainnya, yakni Jet Li.
Pamanca The Movie bakal menjadi tontonan yang menghibur bagi masyarakat. Kekuatan film ini akan bertumpu pada cerita para tobarani (pemberani) pada masa tahun 1800an atau masa penjajahan belanda. Selain itu film ini juga akan mengandalkan efek visualisasi yang didukung teknologi terkini hingga penonton nanti bisa merasakan pengalaman menikmati film kolosal layaknya produksi luar negeri.(rab/sad/JPG)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
