
KOMPAK: Anggota legistatif perempuan dari Partai Demokrat mengenakan baju putih saat menghadiri pidato Trump, Rabu (1/3).
JawaPos.com - – Donald Trump tampil hampir tanpa cela dalam pidato pertamanya di Kongres Selasa (28/2). Baik isi maupun cara penyampaiannya, presiden ke-45 Amerika Serikat (AS) tersebut melakukannya bak seorang negarawan. Tidak mencerminkan sosok Trump yang emosional dan asal bunyi seperti selama ini.
Dia juga memaparkan rencana pemerintahannya selama setahun ke depan dengan detail. Suami Melania Knauss itu berjanji memperbarui semangat warga Amerika. ”Lembaran baru dari kejayaan Amerika kini dimulai,” ujar Trump di hadapan para legislator.
Pemimpin yang telah berusia 70 tahun tersebut memulai pidatonya dengan mengecam adanya ancaman bertubi-tubi terhadap komunitas Yahudi baru-baru ini. Termasuk vandalisme makam Yahudi di Philadelphia. Pemilik Trump Tower itu juga mengutuk pembunuhan bermotif rasial yang terjadi pada teknisi berdarah India Srinivas Kuchibhotla. Trump sempat mendapatkan cibiran karena tidak memberikan pernyataan keras terhadap kejadian-kejadian tersebut. Dia agaknya membayar di pidatonya kali ini.
Sama dengan janjinya dalam pidato setelah dilantik sebagai president of the United States (POTUS), Trump menyatakan akan menghidupkan lagi industri-industri yang kini tengah sekarat. Para veteran akan mendapatkan perawatan yang dibutuhkan dan militer akan memiliki alat-alat baru. Selain itu, jalan, jembatan, terowongan, bandara, dan rel kereta api akan diperbarui. Trump mengajukan anggaran USD 1 triliun atau setara dengan Rp 13.362,8 triliun. Pembiayaan pembangunan tersebut berasal dari negara maupun swasta.
”Amerika telah menghabiskan sekitar USD 6 triliun di Timur Tengah, ketika infrastruktur di dalam negeri hancur. Dengan USD 6 triliun tersebut, kita bisa membangun kembali negara kita, dua kali,” ujarnya sebelum meminta anggaran pembangunan tersebut.
Kritik terhadap pemerintahan Obama juga muncul dalam pidatonya. Menurut dia, selama delapan tahun pemerintahan lama, utang negara menumpuk. Utang pemerintahan Obama bahkan lebih besar daripada utang seluruh presiden AS sebelumnya dijadikan satu. Dia juga meminta Kongres mencabut dan mengganti asuransi kesehatan Obamacare. Menurut dia, meminta seluruh penduduk untuk membayar asuransi yang disetujui pemerintah bukanlah solusi.
Trump juga masih bersikukuh dengan kebijakan reformasi imigrasinya. Termasuk mendepak para imigran ilegal. Ayahanda Ivanka itu menyatakan telah menyuruh Departemen Keamanan Dalam Negeri untuk membentuk lembaga yang menangani korban kekerasan para imigran ilegal. Namanya Victims of Immigration Crime Engagement (VOICE).
”Kami menyediakan suara untuk mereka yang diabaikan oleh media kita dan dibungkam oleh kepentingan-kepentingan khusus,” tegasnya.
Pemerintahan Trump juga berencana menerapkan penyaringan imigran berdasar merit based system. Yaitu, penyaringan berdasar kemampuan mereka. Imigran yang ber-skill pas-pasan tidak bakal diperbolehkan masuk. Hanya mereka yang mampu menyokong diri sendiri dan memberikan kontribusi kepada negara yang diizinkan.
Sepanjang pidato, suasana di dalam gedung seperti terbelah. Legislator Republik berulang-ulang memberikan standing ovations untuk Trump. Di saat bersamaan, legislator Demokrat justru tampak menekuk wajah. Utamanya saat kebijakan-kebijakan lama Obama disebut-sebut. Beberapa anggota Demokrat bahkan tampak mengacungkan jempol ke arah bawah saat Trump berpidato.
Sebagian besar di antara 66 legislator perempuan Demokrat juga menggunakan baju putih. Pada masa gerakan hak-hak perempuan digulirkan pada 1900-an, para pendukungnya memakai baju putih tanda kemurnian. Itulah yang menginspirasi legislator Demokrat.
”Kami menggunakan putih untuk menunjukkan dukungan terhadap keluarga berencana, perawatan kesehatan yang terjangkau, hak reproduksi, gaji yang setara, dan perawatan anak yang terjangkau,” ujar legislator Demokrat Lois Frankel.
Seluruh legislator berdiri dan bertepuk tangan bersamaan hanya saat Trump menyebut nama Carryn Owens, janda Ryan Owens. Ryan merupakan anggota Navy SEAL yang terbunuh dalam operasi melawan Al Qaeda di Yaman bulan lalu. ”Seorang pejuang, pahlawan, bertempur melawan terorisme dan mengamankan negara kita,” ujar Trump.
Trump menyatakan, Menteri Pertahanan Jim Mattis menyebut operasi itu sukses besar. Namun, kenyataan di lapangan, banyak penduduk sipil dan anak-anak yang tewas. Operasi itu dilancarkan hanya beberapa hari setelah Trump disumpah sebagai pemimpin Amerika. Ayah Ryan, yaitu William Owens, bahkan menyebut operasi tersebut sebagai tindakan bodoh.
Bagaimanapun, pidato Donald Trump mendapatkan reaksi positif. Berdasar polling yang digelar CNN/ORC, 57 persen penduduk yang melihat pidato Trump berpikir bahwa pidatonya positif. Selain itu, 69 persen menyatakan merasa lebih optimistis tentang masa depan AS setelah pidato tersebut. ”Penyakit mulutnya (Trump, Red) hilang. Ini adalah pidato yang luar biasa. Dia telah sembuh,” ujar Tom Beckwith dari Seminole, Florida. (Reuters/AFP/CNN/sha/c10/any)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
