Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Maret 2025 | 19.07 WIB

Sarkas! Aktor Sungguhan Yama Carlos Komentari Pengangkatan Ifan Seventeen Jadi Dirut PFN, Bilang Begini

Aktor peran Yama Carlos mengomentari pengangkatan Ifan Seventeen sebagai Dirut PFN. (TikTok/@yamacarlos_7).

JawaPos.com - Praktik "koncoisme" tampaknya benar-benar bisa dilihat pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sebab, jajaran pemerintahannya diisi oleh orang-orang yang dulu terlihat pernah berjasa dalam mengantarkan Prabowo Subianto ke kursi orang nomor satu di Indonesia.
 
Nggak bisa disebut satu persatu. Intinya, banyak orang yang dulu terlihat ada saat di kampanyenya, kini diberikan jatah kursi kekuasaan juga oleh Presiden Prabowo Subianto.
 
Bukan cuma para politisi, tapi juga artis-artis yang kebagian jatah kursi di pemerintahan Prabowo Subianto. Sayangnya, yang kebagian "kue" dalam pemerintahan Prabowo Subianto tak semuanya punya kualifikasi sesuai tugas yang diemban.
 
Dengan yang paling baru adalah Riefian Fajarsyah atau dikenal dengan Ifan Seventeen, pentolan grup band Seventeen itu kini diberikan jabatan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Film Negara atau PFN.
 
Jadi kontroversial dan menguatkan prasangka di masyarakat tentang praktik "koncoisme" di pemerintahan Prabowo Subianto adalah karena Ifan Seventeen memang terbukti pernah duduk sebagai pendukung Prabowo Subianto bersama dengan jajaran artis lainnya saat kampanye akbar.
 
Bahkan Ifan Seventeen baru-baru ini viral karena membuatkan lagu untuk Prabowo Subianto. Sementara terkait kontroversi pengangkatan Ifan Seventeen sebagai Dirut PFN, komentar kini mulai datang dari para artis, aktor peran beneran yang memang tahu betul mengenai produksi film.
 
Di TikTok, salah satu yang berkomentar adalah aktor, Yama Carlos dengan akun TikTok @yamacarlos_7. Aktor berusia 44 tahun itu blak-blakan mengutarakan keheranannya mengenai pengangkatan Ifan Seventeen sebagai Dirut PFN.
 
Yama Carlos menilai, Presiden Prabowo Subianto menjalani kepemimpinan layaknya sedang stand up komedi. Setiap bulan, dalam waktu berdekatan ada saja punch line komedi yang keluar dan bikin gerrrr.
 
"Pak Prabowo, Presiden Republik Indonesia dan Menteri BUMN, yakin pak, dengan penunjukan Dirut PFN yang baru? Aduh....
Pak, bener sih sekarang zamannya stand up comedy, tapi nggak hampir tiap bulan juga dong pak, bikin berita yang ada punch line-nya. Gerrrrrr.... Nggak dong pak!" kata Yama Carlos di video TikTok-nya.
 
 
Yama Carlos menyebut kalau di circle para artis peran lainnya, pengangkatan Ifan Seventeen jadi Dirut PFN jelas mendapatkan sorotan. Ifan Seventeen dinilai nggak kompeten dengan jabatan yang diembannya dan masih banyak yang lebih pantas dan layak menahkodai perfilman Indonesia.
 
"Contohnya, ada Christine Hakim, ada Widyawati, ada Dian Sastro, ada Mira Lesmana, ada Riri Riza, ada Tio Pakusadewo, ada Donny Damara, Lukman Sardi, Rano Karno, eh maaf, sudah jadi pak Wagub, ada siapa lagi, Reza Rahadian, ada Donny Alamsyah, ada Fedi Nuril, bahkan ada Gandhi Fernando tuh lebih paham tentang film, bagaimana menjalankan perfilman Indonesia, kenapa bapak nggak milih salah satu dari mereka?" tanya Yama Carlos keheranan.
 
Yama Carlos menyebut, tidak dipilihnya insan-insan perfilman sungguhan yang dia sebutkan di atas tadi apa karena tidak hadir sebagai pendukung. Tidak hadir saat kampanye?
 
"Kenapa pak? Apa karena mereka nggak ikut joget-joget dan menyanyikan lagu oke gas ketika lagi kampanye akbar? Nggak dong, harusnya nggak begitu dong alasannya pak. Beneran deh pak, masih banyak yang lebih paham tentang perfilman Indonesia pak. Tapi ah yasudahlah pak, pasti nanti akan ada bantahan, ya itu kan wewenang presiden, ya itu kan wewenang menterinya, oke baik," lanjut Yama Carlos.
 
Di akhir video, Yama Carlos membuat ucapan selamat. Tapi sehabis itu, videonya menampilkan layar gelap dan musik sedih pertanda memang perfilman Indonesia skeptis dengan pengangkatan Ifan Seventeen sebagai Dirut PFN.
 
"Selamat atas perfilman Indonesia dengan ditunjuknya Dirut PFN yang baru," tandas Yama Carlos.
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore