
Potret P Diddy (Sky News)
JawaPos.com – Sean John Combs atau yang biasa dikenal dengan sebutan P Diddy merupakan penyanyi rapper asal Amerika Serikat
P Diddy mulai dikenal oleh publik lewat single pertamanya yang bertajuk ‘Can’t Nobody Hold Me Down’ dan dirilis pada tahun 1996.
Nama P Diddy menjadi sorotan dikarenakan pada September 2024 sang rapper ditangkap atas kasus pemerasan, perdagangan orang secara paksa, penggunaan obat-obatan terlarang, hingga kepemilikan senjata api.
Dikutip dari Sky News, Kasus P Diddy makin menjadi-jadi, pasalnya seorang pengacara bernama Houston Tony Buzzbee membeberkan bahwa P Diddy telah melakukan kejahatan terhadap 120 kliennya.
Pengacara tersebut juga menyebutkan bahwa kliennya atau korban dari P Diddy diantaranya 60 orang laki-laki dan 60 orang perempuan serta 25 diantaranya masih dibawah umur.
Buzzbee juga mengatakan bahwa kasus yang menuntut P Diddy atas 120 kliennya itu terjadi pada tahun 1991 hingga saat ini.
“Ini bukan seperti gugatan biasa. Gugatan biasa akan terjadi saat terdapat satu atau dua orang yang melaporkan”, ujar buzzbee seperti dikutip pada Sky News.
Menurut Buzzbee sebanyak 3.280 orang menghubungi firma hukumnya dengan tuduhan yang ditujukan kepada P Diddy.
Buzzbee mengatakan setelah memeriksa semua laporan gugatan tersebut, dia memutuskan untuk mewakili 120 orang, sementara sisanya masih dalam peninjauan.
Buzzbee juga mengatakan bahwa beberapa dari kliennya telah menghubungi FBI untuk menindaklanjuti kasus ini.
Sebagian besar penggugat berasal dari New York, California, serta Florida, dimana para korban diberi minuman yang dicampur narkoba saat menghadiri pesta yang diadakan P Diddy. Ujar Buzzbee seperti dikutip pada Sky News.
Disii lain pengacara P Diddy bernama Marc Agnifilo mengatakan bahwa laporan yang ditujukan kepada kliennya tidak berdasar.
“Saya tidak bisa menanggapi atas tuduhan yang tidak berdasar dan dilakukan secara gegabah”
“Saya katakan dengan jelas bahwa klien kami tuan Combs tidak bersalah atas semua tuduhan yang menimpa dirinya”
“Saya harap terkait semua laporan tersebut mereka dapat membuktikan berdasarkan bukti-bukti yang ada bukan hanya sekedar spekulasi” ujar Marc Agnifilo pengacara P Diddy seperti dikutip pada Sky News.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
