Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 September 2023 | 22.12 WIB

Selain Chef Arnold, Anne Avantie Juga Turut Tanggapi Kisruh Food Vlogger: Membunuh Hajat Hidup Banyak Orang

Anne Avantie tanggapi kisruh dua food vlogger. - Image

Anne Avantie tanggapi kisruh dua food vlogger.

JawaPos.com - Kisruh dua food vlogger kenamaan sangat menyita perhatian banyak orang. Selain chef Arnold, perancang kebaya kondang yang juga menggeluti bisnis kuliner, Anne Avantie turut buka suara.

Makin panasnya perseteruan food vlogger buntut pro kontra review jujur yang dilakukan oleh sebagian kreator konten makanan tersebut membuat Anne Avantie prihatin.

Hal itu diungkapkan Anne Avantie saat memenuhi undangan temu bicara di sebuah podcast milik Helmy Yahya.

Seperti dilansir JawaPos.com dari kanal Youtube Helmy Yahya Bicara, Anne mengungkapkan bahwa pada era teknologi digital seperti sekarang ini banyak orang dengan mudah menggunakan media sosial untuk berbagai hal.

Menanggapi kisruh tersebut, Anne Avantie terlebih dahulu menyoroti bagaimana penggunaan media sosial di zaman sekarang ini.

Menurutnya, penggunaan media sosial pada zaman sekarang ini bila digunakan untuk hal-hal baik tentu akan memberikan dampak luar biasa.

“Sebenarnya media sosial itu, kalau kita gunakan untuk sesuatu hal yang baik, pasti dampaknya pasti akan luar biasa. Karena itu salah satu teknologi yang memang benar-benar mengubah dunia,” ungkap Anne pada Helmy Yahya.

Terlepas dari itu, perempuan asal Semarang itu juga tidak memungkiri kalau media sosial bagai dua sisi mata uang. 

Apabila digunakan dengan baik tentu akan berdampak baik, begitu pula sebaliknya jika tidak digunakan dengan baik dapat membunuh hajat hidup banyak orang.

Dua dampak itu kemudian seringkali tidak membuat pengguna media sosial tidak bijak. Lebih seringnya lagi dampak negatif dari potongan tersebut tidak dipikirkan terlebih dahulu.

“Karena mungkin terlalu bebasnya bermedia sosial yang tak terkendali, karena jari-jari, apa-apa diposting, opo-opo diposting, posting dulu mikir keri, posting dulu mikir belakangan,” ujarnya.

Anne juga menambahkan bahwa dampak negatif dari postingan di media sosial itu dapat memengaruhi hajat hidup banyak orang.

Sehingga menurutnya, andaikan ada kekurangan pada sebuah tempat makan atau makanannya dan hal itu tidak disukai, maka cukup tidak datang kembali.

Selain itu, Anne juga menuturkan apabila ada yang salah atau kurang sebaiknya untuk menegur dengan cara bijak agar bisa diperbaiki di kemudian hari.

“Bukan tidak boleh menegur, menegur itu harus. Karena kita butuh teguran untuk introspeksi, tapi ono carane, ada caranya. Tidak menghalalkan segala cara untuk komplain atau marah,” tandas Anne.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore