
White Shoes & The Couples Company
JawaPos.com - Sejumlah musisi Tanah Air tidak henti-hentinya unjuk kebolehan di kancah internasional. Kini, giliran band indie pop asal Jakarta, White Shoes & The Couples Company (WSATCC), berkesempatan mengharumkan nama Indonesia di sebuah festival musik Eropa.
Band yang beranggotakan Aprilia Apsari (vokal), Ricky Virgana (bass), John Navid (drum), Aprimela Prawidyanti (keyboard), Saleh Husein (gitar), dan Yusmario Farabi (gitar) ini diundang untuk tampil dalam acara Modern Sky Festival 2015 yang digelar di Helsinki, Finlandia.
Modern Sky Festival adalah event musik akbar yang menampilkan berbagai musisi lintas genre seperti indie rock, pop, electro, alternatif, serta DJ dari negara-negara Asia dan Eropa. Acara ini akan diadakan pada 28 dan 29 Agustus 2015.
Bagi WSATCC, kesempatan ini tentu menjadi ajang untuk menunjukkan potensi bermusik yang mereka miliki. Terutama agar pendengar di luar negeri tahu bahwa Indonesia punya musisi dengan skill dan karya yang berkualitas.
"Kita mewakili Indonesia, jadi mudah-mudahan lancar aja ya," kata sang vokalis, Sari kepada JawaPos.com saat ditemui di kawasan Pancoran, Jakarta, Sabtu malam (22/8).
Band yang baru saja sukses menggelar konser tunggal bertajuk "White Shoes & The Couples Company Konser di Cikini" beberapa waktu lalu itu mengaku tidak ada persiapan khusus untuk berangkat ke Finlandia, pekan depan. Hanya ada beberapa kali latihan seperti biasa sebelum showcase. Persiapan justru difokuskan kepada kelengkapan dokumen pesyaratan untuk terbang ke Eropa. Rencananya rombongan White Shoes & The Couples Company akan bertolak ke Finlandia pada Rabu (26/8).
"Kita baru saja mengurus Visa tapi belum keluar. Semoga lancar dan Insya Allah bisa berangkat," jelas pemilik album Vakansi ini.
Ini bukan pertama kali White Shoes & The Couples Company tampil di Eropa. Sebelumnya mereka juga sukses tur selama sebulan penuh konser di benua biru itu. Negara-negara yang disinggahi adalah Helsinki (Finlandia), Stockholm (Swedia), Copenhagen (Denmark), dan Berlin (Jerman).
Selama melakukan pertunjukan di luar negeri, pelantun Kampus Kemarau ini mengatakan mendapat animo positif dari penonton di sana.
"Mereka menikmati karena uniknya pelafalan lagu dengan bahasa Indonesia, bukan seperti biasa di negara mereka. Jadi mereka addicted dengan logat dan aksen yang ada," imbuh Sari. (ded/JPG)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
