
Harga minyak mentah dunia. (Dok/Jawa Pos)
JawaPos.com - Harga minyak mentah dunia bergerak turun pada perdagangan Rabu (16/9) setelah terjadi kenaikan tak terduga dalam persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS).
Di sisi lain, investor menilai risiko pasokan setelah Arab Saudi menghentikan sementara pemuatan minyak di Pelabuhan Yanbu menyusul serangan terhadap pipa minyak East-West yang menuju Laut Merah.
Melansir Investing pada pukul 08:15 WIB, kontrak berjangka minyak mentah Brent turun 0,28 poin atau 0,23 persen ke level 108,21 dollar per barel atau lebih rendah jika dibandingkan dengan perdagangan Selasa (15/9) pagi sebesar 107,68 dollar per barel.
Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat turun 0,94 poin atau 0,88 persen ke level 104,91 dollar per barel atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan perdagangan Selasa (15/9) pagi sebesar 102,81 dollar per barel.
Dilansir Reuters, Kenaikan itu terjadi setelah penghentian pemuatan di Yanbu memicu kekhawatiran pasokan, ditambah keputusan Arab Saudi memangkas pengiriman minyak ke Eropa.
Persediaan minyak mentah, bensin, dan produk sulingan AS semuanya meningkat pada pekan lalu, menurut sumber pasar pada Selasa yang mengutip data American Petroleum Institute (API).
Persediaan minyak mentah meningkat 7,1 juta barel pada pekan yang berakhir 11 September, berdasarkan data API. Angka tersebut berbanding terbalik dengan ekspektasi analis yang memperkirakan penurunan sekitar 1,6 juta barel, berdasarkan jajak pendapat Reuters.
Data API yang menunjukkan kenaikan tak terduga pada persediaan bensin dan diesel turut menekan harga minyak. Namun, Haitong Futures dalam catatannya menyebut kenaikan persediaan di sejumlah wilayah tidak mengubah kondisi mendasar pasar minyak mentah global yang masih ketat.
Sumber mengatakan pada Selasa bahwa pemuatan minyak di Pelabuhan Yanbu, Arab Saudi, dihentikan sementara setelah eksportir minyak mentah terbesar dunia itu menutup pipa East-West menyusul serangan yang dilakukan kelompok Houthi yang berafiliasi dengan Iran dari Yaman pada Jumat.
Arab Saudi menggunakan pipa tersebut untuk mengalihkan sekitar 4 juta barel minyak per hari, atau sekitar 4 persen dari pasokan global, menuju Pelabuhan Laut Merah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022