
Sebuah kapal tanker minyak yang berlayar melalui Selat Hormuz tiba di perairan teritorial Irak di lepas pantai Basra, Irak (Al-Jazeera)
JawaPos.com - Harga minyak mentah dunia kembali turun pada perdagangan Selasa (28/7) ditengah meredanya konflik di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Dilansir Investing, kontrak berjangka minyak mentah Brent turun 0,29 poin atau 0,34 persen menjadi USD 85,07 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat turun 1,01 poin atau 1,22 persen menjadi USD 81,62 per barel.
Dilansir Reuters, Presiden AS Donald Trump pada Senin (27/7) mengatakan bahwa negaranya tengah melakukan "pembicaraan yang baik" dengan Iran dan masih terbuka peluang tercapainya penyelesaian konflik.
Meski begitu, Trump menegaskan serangan AS dapat kembali dilanjutkan apabila perundingan gagal. Iran juga menyampaikan peringatan serupa terkait kemungkinan aksi balasan.
Analis IG Tony Sycamore mengatakan, untuk sementara waktu pasar menyambut positif peluang meredanya konflik sehingga tekanan terhadap harga minyak berkurang.
"Untuk saat ini, harapan adanya jalan keluar telah meredakan tekanan harga minyak dan mengurangi kekhawatiran atas serangan Houthi terhadap infrastruktur energi Arab Saudi. Namun, situasi tetap sangat dinamis," tulis Sycamore dalam catatannya, Selasa (28/7).
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri terpilih Yaman dari pemerintahan yang diakui secara internasional dan didukung Arab Saudi, Afrah al-Zouba, mengatakan kelompok Houthi berupaya meniru kontrol Iran atas jalur pelayaran di Selat Hormuz dengan memperluas pengaruhnya di Selat Bab el-Mandeb.
Analis Marex Edward Meir menilai kemampuan Houthi untuk memberlakukan blokade penuh masih diragukan, mengingat Arab Saudi diperkirakan akan terus melancarkan serangan terhadap kelompok tersebut.
"Kendati demikian, tidak diragukan lagi bahwa lalu lintas kapal di Laut Merah dan Selat Hormuz telah turun secara signifikan," ujar Meir.
Menurutnya, salah satu alasan harga minyak tidak melonjak lebih tinggi adalah melemahnya permintaan,
terutama dari kawasan Asia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022