TURUN TEMURUN: Pekerja di pabrik pembuatan etanol dari tetes tebu di Desa Bekonang, Sukoharjo (18/11). (HENDRA EKA/JAWA POS)
JawaPos.com - Target Net Zero Emission 2060 dianggap perlu direalisasikan oleh pemerintah Indonesia. Salah satu hal yang bisa dilakukan melalui bahan bakar campuran etanol, yakni Pertamax Green 95.
Ekonom dari Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Gunawan Benjamin mengatakan, industri etanol bisa memberikan dampak besar. Sebab, bisa memperluas lapangan kerja di level masyarakat bawah.
“Pengembangan etanol itu bukan hanya bicara mengenai industri yang terlibat. Ada loh masyarakat yang kembali bergairah untuk menanam tanaman-tanaman yang menghasilkan yang bisa dijadikan etanol,” ujar Gunawan dalam diskusi Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Dari Sudut Pandang Energi di Medan, Sumatera Utara, Selasa (11/11).
Pertamax Green 95 dengan kandungan 5 persen Bioetanol (E5) telah dikomersilkan oleh Pertamina Patra Niaga selama dua tahun. Produk ini mengutamakan bahan baku dalam negeri dengan memanfaatkan molase (tetes tebu) yang diolah menjadi bioetanol fuel grade dari supplier lokal di Mojokerto, Jawa Timur.
Atas dasar itu, industri perlu diperkuat. Dengan begitu bisa menciptakan stabilitas harga komoditas pertanian, terutama tebu, singkong, jagung, dan bongkol jagung.
Manfaat lainnya yakni bisa menekan impor minyak mentah. Langkah ini sejalan dengan semangat pemerintah melakukan transisi energi.
“Jika etanol ditambah porsinya maka kebutuhan impor energi kita itu akan berkurang. Ada alokasi anggaran yang bisa digunakan untuk hal yang lebih produktif lainnya,” jelasnya.
Sementara, Pakar energi Universitas Sumatera Utara (USU), Warjio menyambut baik kebijakan pemerintah untuk menaikkan campuran etanol dalam bahan bakar minyak (BBM) dari 5 persen menjadi 10 persen pada 2025. Langkah ini bisa mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap energi fosil.
“Tambahan 10 persen etanol di BBM dalam satu tahun ke depan saya kira itu bisa dicapai. Dengan tentu saja keseriusan pemerintah, dukungan pendanaan yang kuat,” ujar Warjio.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
