
Petugas melakukan pengecekan atau quality control di Kantor PLN Pusat Sertifikasi (Pusertif) Duren Tiga, Jakarta, Rabu (22/7/2020). PLN Pusertif melakukan pengujian terhadap instalasi kelistrikan, kWh meter, dan seluruh peralatan listrik sesuai standar ya
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB mulai 14 September 2020. Langkah itu dilakukan karena angka kasus penularan Covid-19 terus bertambah. Sehingga, kegiatan perkantoran berhenti sementara, karena mayoritas pekerja akan kembali diharuskan bekerja dari rumah atau work from home (WFH).
Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan, kebijakan tersebut berpotensi membuat tagihan listrik warga ibu kota kembali melonjak drastis, sebagaimana yang terjadi pada penerapan PSBB sebelumnya, yakni pada Mei-Juni 2020 lalu.
"Hal ini akan cenderung meningkatkan aktivitas rata-rata hunian dan para penghuni rumah, sehingga berpotensi menaikkan konsumsi energi listrik," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (10/9).
Purbaya mengimbau, agar hal ini harus diantisipasi sejak awal, mengingat biasanya para pelanggan pascabayar sering kali tak menyadari adanya peningkatan penggunaan listrik saat PSBB berlangsung. Apalagi, pihaknya mencatat pengaduan pelanggan yang sering timbul akibat kenaikan tagihan listrik tersebut, kerap kali disebar secara berlebihan di media sosial.
Ia meminta agar PT PLN (Persero) kembali melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait hal tersebut. Khususnya dalam mengantisipasi kejadian yang sering terjadi saat pemberlakuan PSBB.
Tujuannya, agar para pelanggan dapat memahami kenaikan tagihan listrik tersebut, akibat adanya situasi dan ketidaknormalan penggunaan listrik yang terjadi selama pelaksanaan PSBB. Namun demikian, Purbaya juga memastikan bahwa saat ini PLN telah berhasil menerapkan sistem pengaduan yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Sehingga, masyarakat akan memahami jika harus kembali menghadapi lonjakan tagihan listrik yang lebih besar dibandingkan saat sebelum penerapan PSBB. "Kalau PSBB yang sekarang mungkin masyarakat tidak akan terlalu kaget, karena mereka tahu dari kebijakan sebelumnya bahwa stay at home atau WFH itu bisa meningkatkan pemakaian listrik," tuturnya.
https://www.youtube.com/watch?v=5vrae6mlcjc
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Prediksi Skor Villarreal vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
