Logo JawaPos
Author avatar - Image
21 Januari 2025, 03.30 WIB

Bangun PLTS Terapung di Danau Singkarak Kapasitas 50 MW, PLN Indonesia Power Gandeng Mitra Strategis dari Arab Saudi

Danau Singkarak di Sumatra Barat yang akan di manfaatkan permukaannya untuk PLTS Terapung Singkarak dengan kapasitas 50 Megawatt (MW) dan estimasi luas PLTS sebesar 49 Ha. (PLN IP) - Image

Danau Singkarak di Sumatra Barat yang akan di manfaatkan permukaannya untuk PLTS Terapung Singkarak dengan kapasitas 50 Megawatt (MW) dan estimasi luas PLTS sebesar 49 Ha. (PLN IP)

JawaPos.com - Sejalan dengan yang dicanangkan pemerintah terkait Program Proyek Strategis Nasional (PSN), PLN Indonesia Power (PLN IP) masif dalam mengembangkan pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) di Tanah Air. Upaya ini juga selaras dengan target Net Zero Emission (NZE) di Indonesia.

Salah satu yang akan digarap PLN Indonesia Power saat ini yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Singkarak. Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra mengatakan bahwa PLN IP akan terus mendukung secara penuh program transisi energi yang digaungkan pemerintah.

Bersama mitra strategis ACWA Power dari Arab Saudi, PLN IP mengembangkan potensi tenaga surya melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Singkarak berkapasitas 50 MW dan berlokasi di Danau Singkarak, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

"Kami bergerak cepat dalam proses pembangunan PLTS Singkarak. Proyek ini juga merupakan salah satu implementasi Program Hijaunesia yang diluncurkan pada 2020 untuk mengakselerasi EBT di Indonesia dan mendukung target NZE 2060 serta bagian dari penugasan kami di PLN dari pemerintah untuk membangun beberapa PLTS yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk itu tentunya kami membutuhkan dukungan penuh dari semua pihak termasuk masyarakat Kabupaten Tanah Datar," ujar Edwin dalam keterangan tertulis, Senin (20/1)

Lebih lanjut, Edwin menjelakan bahwa pembangkit terapung di Danau Singkarak ini nantinya menjadi PLTS terbesar di Sumatera. Inisiatif pengembangan EBT ini juga telah tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030.

"Secara gambaran 50 MW atau 76 MWp dari kapasitas PLTS Singkarak ini dapat melistriki 40 ribu rumah dengan listrik hijau dan masuk ke sistem kelistrikan Sumatra bagian barat," lanjut Edwin.

Pengembangan potensi energi surya pada PLTS Singkarak ini menjadi solusi teknologi yang dapat diandalkan dalam mencapai bauran energi sebesar 23 persen. Sebagai bagian dari langkah strategis ini, PLTS Singkarak diharapkan mampu memberikan kontribusi besar dalam menekan emisi karbon, meningkatkan efisiensi energi dan menciptakan masa depan energi yang lebih hijau serta berkelanjutan.

Proyek PLTS Singkarak ini direncanakan akan mencapai Commercial Operation Date (COD) pada tahun 2027. Kedepan, PLTS ini akan memanfaatkan area seluas 49 Ha, atau sekitar 0,45 persen dari total luas Danau Singkarak yang mencapai 10.780 Ha, sehingga tetap menjaga keseimbangan lingkungan dan fungsi ekosistem danau.

Pembangunan ini mencakup beberapa area, yaitu Kecamatan Batipuh Selatan, Batipuh dan X Koto di Kabupaten Tanah Datar dengan pengelolaan yang dirancang untuk memaksimalkan manfaat bagi masyarakat lokal.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore