
Photo
JawaPos.com - Bank Indonesia (BI) mengumumkan, saat ini Indonesia sudah tidak lagi menggunakan mata uang dolar Amerika Serikat (AS) untuk transaksi dagang dengan sejumlah negara. Indonesia melakukan kerja sama dengan beberapa negara dalam penyelesaian transaksi perdagangan bilateral dan investasi langsung atau local currency settlement (LCS).
Artinya, untuk transaksi dagang Indonesia langsung menggunakan mata uang negara tersebut tanpa harus menggunakan dolar AS. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut, misalnya saja perdagangan antara Indonesia dan Tiongkok, yang mana Indonesia langsung menggunakan mata uang Rupiah dan Yuan tanpa harus membeli dolar AS.
Sebab, kata Perry, seluruh syarat teknis operasional LCS antara Indonesia dan Tiongkok sudah rampung. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan ekspor dan memanfaatkan peluang ekspor ke negara lain.
"Kami sudah sosialisasi LCS antara China dan Indonesia kepada kementerian/lembaga dan dunia usaha untuk mendukung ekspor dan memanfaatkan peluang ekspor ke China," ujarnya, Jumat (23/7).
Dalam hal ini, Indonesia juga bersepakat dengan beberapa negara lainnya dalam menggunakan langsung mata uang tanpa harus ditukar dolar AS terlebih dahulu.
Sebelumnya, BI sudah menggandeng kedua bank sentral dari Thailand dan Malaysia untuk kesepakatan LCS ini pada 2017 lalu. artinya dalam transkasi dagang dapat menggunakan ringgit dan bath, begitupun sebaliknya.
Selanjutnya, dengan Jepang pada September 2020 lalu. BI mengumumkan jika Indonesia dan Jepang resmi menggunakan mata uang lokal untuk transaksi perdagangan bilateral dan investasi langsung.
Melalui LCS ini maka kedua negara yang bekerja sama dapat mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS. Transaksi LCS sendiri mencakup penggunaan kuotasi nilai tukar secara langsung serta perdagangan antar bank untuk mata uang negara tersebut dan rupiah.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
