Pegawai menunjukan uang dolar AS di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Rabu (11/2/2026). Nilai tukar rupiah kembali melanjutkan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (11/2/2026). (Salman Toyibi/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Ketidakpastian ekonomi global kembali menjadi perhatian pelaku pasar pada awal 2026. Fluktuasi nilai tukar, tensi geopolitik, hingga proyeksi perlambatan ekonomi di sejumlah negara maju membuat investor semakin selektif dalam menempatkan aset.
Di dalam negeri, tekanan inflasi jangka panjang juga ikut membentuk pola baru dalam perencanaan keuangan keluarga. Dalam 15 tahun terakhir, inflasi kumulatif Indonesia tercatat sekitar 64,7 persen.
Sementara itu, Bank Indonesia memproyeksikan inflasi 2026 berada di kisaran 2,5 persen ±1 persen atau di kisaran 1,5-3,5 persen. Meski relatif stabil, kenaikan biaya hidup yang konsisten membuat masyarakat kelas menengah atas dan high net worth semakin mempertimbangkan diversifikasi aset, termasuk melalui instrumen berbasis mata uang kuat seperti dolar Amerika Serikat (USD).
Melihat tren tersebut, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) bersama Standard Chartered Indonesia resmi meluncurkan PRUTreasure Dollar, produk asuransi jiwa tradisional dwiguna kombinasi berbasis USD pada awal tahun ini.
Dipasarkan melalui jalur bancassurance dan menyasar nasabah affluent hingga high net worth, cara ini diyakini bisa memberi nilai lindung lebih dalam perencanaan jangka panjang bagi pemegang polis.
PRUTreasure Dollar menawarkan perlindungan jiwa selama 15 tahun dengan masa pembayaran premi lima tahun. Seluruh transaksi premi dan manfaat dilakukan dalam denominasi USD (USD to USD), sehingga dapat membantu nasabah yang memiliki kebutuhan keuangan dalam mata uang dolar untuk mengelola risiko nilai tukar.
Vice President Director Prudential Indonesia, Vikas Sinha, mengatakan produk ini dirancang untuk menjawab kebutuhan perencanaan keuangan yang lebih terstruktur di tengah dinamika global.
“Kami melihat kebutuhan nasabah, khususnya di segmen affluent, terhadap solusi berbasis USD yang memberikan kepastian manfaat sekaligus perlindungan jiwa,” ujarnya, Rabu (18/2) di Jakarta.
Dari sisi perbankan, Head of Affluent Segment, Distribution & Wealth Solution Standard Chartered Indonesia, Tandy Cahyadi, menyebut produk ini menjadi bagian dari solusi wealth management yang lebih komprehensif bagi nasabah prioritas.
"Diversifikasi lintas mata uang kini menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga keberlanjutan aset keluarga," katanya dalam kesempatan yang sama.
Asuransi ini menetapkan premi tahunan minimum USD 10.000 hingga maksimum USD 200.000, dengan uang pertanggungan mencapai USD 1,05 juta. Struktur manfaatnya mencakup manfaat tunai tahunan sebesar 10 persen dari premi tahunan mulai akhir tahun polis ke-6 hingga ke-15, selama polis aktif.
Selain itu, tersedia manfaat hidup hingga 570 persen dari premi tahunan apabila tertanggung masih hidup hingga akhir masa polis, serta manfaat meninggal dunia sebesar 105 persen dari total premi yang telah dibayarkan. Fitur Guaranteed Issuance Offering (GIO) juga disertakan untuk memberikan kemudahan penerbitan polis tanpa prosedur pemeriksaan kesehatan tertentu.
Kolaborasi ini juga diyakini mencerminkan tren penguatan sinergi industri perbankan dan asuransi dalam menggarap pasar pengelolaan kekayaan. Produk proteksi dengan denominasi mata uang asing dinilai menjadi alternatif bagi nasabah yang memiliki eksposur global, baik untuk pendidikan anak di luar negeri, investasi internasional, maupun perencanaan warisan lintas generasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022