
Ilustrasi pengeboran minyak, Pemerintah mempercayakan pengelolan Blok Rokan kepada PT Pertamina (Persero)
JawaPos.com - Pemerintah mempercayakan pengelolaan blok migas terbesar di tanah air itu kepada Pertamina. Sebelumnya, banyak pihak yang meragukan pemerintah dan menilai bahwa perusahaan asal Amerika Serikat Chevron akan kembali melenggang di Blok Rokan, Riau.
Seorang penandatangan ‘Petisi Rakyat untuk Blok Rokan,’ M. Kholid Syerazi, memberikan apresiasi kepada Pemerintah terkait pengelolaan Blok Rokan pasca berakhirnya kontrak dengan Chevron, 2021.
Dalam putusan tersebut, Kholid yang merupakan Sekjen Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) mengaku, dirinya bahkan merasa terkejut dengan sikap Pemerintah. Apalagi, sebelumnya memang banyak kalangan menduga bahwa Pemerintah akan menyerahkan pengelolaan Blok Rokan kepada Chevron.
"Kita semua sempat su’udzon. Tetapi kalau sekarang Pemerintah mengambil sikap demikian, tentu kita berikan apresiasi,” jelas Kholid dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (4/7).
Kholid juga mengatakan, sikap Pemerintah memang sangat tepat. Selain sejalan dengan amanah Pasal 33 UUD 1945, juga karena Pertamina sudah sangat teruji mengelola blok-blok migas yang sebelumnya ditangani kontraktor asing.
“Mulai dari WMO, ONWJ, hingga Mahakam, Pertamina menunjukkan kinerja yang membanggakan. Kalau yang off shore saja mampu, apalagi untuk Blok Rokan yang on shore,” ujar pria yang juga Direktur Center for Energy Policy tersebut.
Blok Rokan memang memiliki nilai strategis bagi ketahanan energi nasional. Sebagai blok terbesar di tanah air, diperkirakan blok tersebut masih memiliki cadangan yang luar biasa, yaitu sekitar 500 juta hingga 1,5 miliar barel.
Hampir setengah abad, tepatnya sejak 1971, blok tersebut dikelola kontraktor asing, Chevron. Saat ini, blok seluas 6.264 km2 masih memproduksi 2016 hingga 200 ribuan barel per hari atau hampir sepertiga dari total produksi minyak nasional saat ini.
Terdapat dua lapangan minyak raksasa di Blok Rokan, yaitu Minas dan Duri. Lapangan Minas yang telah memproduksi minyak hingga 4,5 miliar barel minyak sejak mulai berproduksi pada 1970-an adalah lapangan minyak terbesar di Asia Tenggara. Ketika pada puncak produksi, minyak Lapangan Minas pernah menembus angka 1 juta barel per hari.
Sementara Lapangan Duri, juga salah satu lapangan minyak terbesar yang pernah ditemukan di kawasan Asia Tenggara. Lapangan ini menghasilkan minyak mentah unik yang dikenal dengan nama Duri Crude.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022