
Ilustrasi
JawaPos.com - Kebijakan pembatasan angkutan barang yang melintasi sepanjang Tol Jakarta-Cikampek akan diuji coba, Senin 16 Oktober 2017 mendatang. Kebijakan tersebut memerlukan sosialisasi menyeluruh. Sebab, hal itu terkait dengan industri yang perusahaannya rata-rata berasal dari Jepang dan China.
Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia Hendra Lesmana mengatakan, sosialisasi serta penerapan pengaturan perjalanan angkutan barang menjadi momentum pihaknya untuk menambah kepercayaan investor terhadap Indonesia.
"Kami dan pihak BPTJ untuk menjelaskan supaya mereka tahu jakcikamp merupakan kawasan yang memiliki aturan. Ini menjadi momen penting bagi kita agar mereka tidak berpindah ke negara lain," ujarnya saat ditemui di kantor BPTJ, Kamis (5/10).
Dengan demikian, pihak investor nantinya akan mematuhi peraturan yang ada terkait kawasan industri di Indonesia, khususnya Jakarta.
"Investor Jepang ingin tahu secara pasti batasan untuk mereka dalam rangka pengiriman barang. Mereka akan berbicara di negara masing-masing bahwa Indonesia punya satu cara alternatif yang baik untuk mengatasi macet," tutur Hendra.
Dia melanjutkan, kebijakan tersebut juga akan meningkatkan kegiatan ekspor Indonesia, dengan melihat ketertiban pergerakan transportasi angkutan barang yang berlaku.
"Kita berterima kasih, kita perbaiki semuanya hingga semua yang mau mengekspor barang kita tahu Indonesia adalah negara yang tepat dengan transportasi yang baik," ungkapnya.
Sebelumnya, pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mengatakan bahwa uji coba kebijakan itu akan dilaksanakan pada hari kerja, yakni Senin-Jumat pukul 06.00-09.00 dari Gerbang Tol Kalihurip sampai dengan Tol Bekasi Barat.
"Kami sepakat untuk segera melaksanakan uji coba untuk golongan 4 dan 5. Uji coba ini kita lakukan setelah sosialisasi dalam waktu seminggu, setelah itu butuh seminggu untuk evaluasi," jelas Bambang.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
