
Perum Perhutani menerima penghargaan dalam ajang 4th BUMN Aniversary Award dari The Iconomics untuk kategori Forestry atas keberhasilan mengelola hutan secara berkelanjutan di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (27/10/2022). (ANTARA/HO-Perhutani)
JawaPos.com-Perusahaan Umum Kehutanan Negara atau biasa disingkat menjadi Perum Perhutani meraih penghargaan dalam ajang 4th BUMN Aniversary Award dari The Iconomics untuk kategori Forestry atas keberhasilan mengelola hutan secara berkelanjutan.
Direktur Operasi Perhutani Natalas Anis Harjanto dalam keterangan di Jakarta, Jumat, mengatakan pihaknya berkomitmen menjalankan peran strategis perusahaan di tengah kemajuan teknologi, perkembangan zaman, dan persaingan global.
"Kami mendukung sistem kelestarian lingkungan, sistem sosial budaya dan sistem perekonomian masyarakat perhutanan, serta dalam mengelola perusahaan, Perhutani menghargai seluruh aturan mandatory dan voluntary guna mencapai visi dan misi perusahaan," kata Anis.
Dalam ajang 4th BUMN Aniversary Award tersebut, Perhutani meraih Best Video Company Profile In Forestry Category.
Anis berharap video profile perusahaan tersebut bisa memperkenalkan Perhutani kepada publik bahwa Perum Perhutani menjadi perusahaan pengelolaan hutan berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat di pulau Jawa dan Madura. "Semoga penghargaan ini dapat memacu semangat kami, khususnya di bidang corporate communication agar ke depan dapat terus berkarya dan mengukir prestasi,” ujarnya.
Direktur Utama Iconomics Bram S. Putro menuturkan ajang 4th BUMN Aniversary Award memberikan sorotan khusus pada brand equity perusahaan-perusahaan pelat merah atau BUMN.
Menurutnya, tidak mudah menjadi perusahaan BUMN dikarenakan harus menjaga citra perusahaan dan brand equity kepada masyarakat umum. Kementerian BUMN terus melakukan transformasi dan perampingan jumlah perusahaan agar mudah dalam melakukan pengawasan dan pengendalian.
Ajang BUMN Award itu mengakomodir perkembangan BUMN yang meraih penghargaan tahun lalu, mendorong semangat BUMN untuk memperhatikan brand equity, serta mendorong citra BUMN dan anak usaha BUMN.
Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Usaha Badan Milik Negara, Riset, dan Inovasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Montty Girianna menyampaikan bahwa BUMN BUMN selain menjadi pendapatan negara juga sebagai modelling dalam penyampaian ke publik, maka untuk menjadi pelayan publik perlu diperhatikan brand equity.
Ia menambahkan perusahaan BUMN harus memperhatikan proses riset dan pembangunan sebagai badan pelayanan publik. BUMN juga harus memperhatikan pendapatan dan mendorong program pemerintah tetap berjalan di dalam masa ketidakpastian geopolitik dunia. (*)

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
