
Karyawan menunjukan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Dolar Asia, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) diperkirakan akan kembali melemah pada perdagangan Senin (2/11). Setelah sebelummya ditutup melemah sebesar 10 poin menjadi Rp 18.147 per USD pada perdagangan Jumat (30/10).
Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan pergerakan rupiah pada hari ini akan dipengaruhi oleh sentimen dalam dan luar negeri. "Untuk perdagangan Senin (2/11) mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp 18.140 - Rp 18.190,” ujar Ibrahim keterangan yang diterima Senin (2/11).
Ibrahim mengatakan tekanan terhadap rupiah juga dipengaruhi oleh sentimen eksternal. Terutama perkembangan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed).
Indeks Harga Personal Consumption Expenditures (PCE) inti AS, yang tidak mencakup sektor makanan dan energi, tercatat naik 0,3 persen secara bulanan. Secara tahunan, inflasi inti meningkat menjadi 3,1 persen dari 3,0 persen pada Agustus, sesuai dengan perkiraan pasar.
Sementara itu, Produk Domestik Bruto (PDB) AS pada kuartal III tercatat tumbuh 3,4 persen secara tahunan. Angka tersebut melampaui perkiraan sebesar 3,2 persen dan meningkat dibandingkan pertumbuhan 2,2 persen pada kuartal sebelumnya.
Perkembangan tersebut memperkuat ekspektasi pasar terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed pada Desember. Berdasarkan CME FedWatch Tool, probabilitas kenaikan suku bunga mencapai 83 persen.
Dari sisi domestik, Ibrahim menilai ketegangan politik yang berlanjut di tengah aksi demonstrasi mahasiswa di berbagai kota besar sejak awal Oktober turut menambah ketidakpastian ekonomi Indonesia.
Aksi demonstrasi tersebut mencerminkan ketidakpuasan sebagian masyarakat terhadap sejumlah kebijakan pemerintah, termasuk penanganan kebakaran hutan, persoalan lingkungan, serta penggunaan anggaran negara untuk berbagai program pemerintah.
Perkembangan politik tersebut perlu menjadi perhatian karena stabilitas politik memiliki hubungan erat dengan kepercayaan investor dan kondisi perekonomian nasional.
Pemerintah perlu membuka ruang dialog dengan mahasiswa dan masyarakat, mengevaluasi kebijakan yang menjadi tuntutan demonstran, serta menjaga agar aksi penyampaian pendapat berlangsung aman dan kondusif.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022