Corporate Secretary PT Jasaraharja Putera, Widya Marisa. (Istimewa)
JawaPos.com - PT Jasaraharja Putera memandang pentingnya pemanfaatan teknologi harus selaras dengan tata kelola perusahaan yang baik. Oleh karena itu, transformasi digital penting dalam upaya meningkatkan daya saing industri.
Jasaraharja Putera mengintegrasikan pemanfaatan teknologi dengan strategi bisnis dan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk mendukung pengelolaan perusahaan yang efektif serta berkelanjutan.
"Kami memandang bahwa pemanfaatan teknologi perlu berjalan selaras dengan tata kelola perusahaan yang baik, kebutuhan para pemangku kepentingan, serta tanggung jawab terhadap aspek keberlanjutan," kata Corporate Secretary PT Jasaraharja Putera, Widya Marisa, Sabtu (31/10).
Kinerja perusahaan BUMN ini pun mendapat pengakuan dengan menyabet dua penghargaan dalam ajang Indonesia Digital Technology and Innovation (IDTI) Awards 2026. Penghargaan pertama dalam kategori Best ESG Digital Initiative of The Year 2026 – National Champion dengan predikat Platinum. Kedua, IT Group Head PT Jasaraharja Putera memperoleh penghargaan The Best Senior Leader (BOD-1) in Digital Transformation & Technology Leadership – National Champion.
IDTI Awards 2026 mengangkat tema Innovative Advanced Digital Technology for Resilient Business and Industry. Tema ini menyoroti pentingnya pengembangan teknologi dan inovasi digital dalam membangun ketahanan serta daya saing bisnis dan industri.
Rangkaian kegiatan meliputi Executive Talks bersama para pemenang dan pengumuman pemenang penghargaan. Proses penilaian IDTI Awards 2026 dilaksanakan secara objektif dan independen oleh tim penilai serta dewan juri dengan melibatkan lebih dari 250 perusahaan di Indonesia.
"Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya dan kolaborasi seluruh insan PT Jasaraharja Putera dalam memperkuat transformasi digital dan penerapan prinsip ESG," imbuh Widya.
Sementara itu, IT Group Head PT Jasaraharja Putera, Slamet Riyadi mengatakan, teknologi harus mampu mengefektifkan bisnis, memperkuat integrasi sistem, serta meningkatkan kemampuan perusahaan dalam beradaptasi terhadap perubahan.
“Transformasi digital membutuhkan pengembangan teknologi yang berkelanjutan dan selaras dengan kebutuhan bisnis perusahaan. Kami terus mendorong optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, penguatan integrasi proses bisnis, serta pengembangan inovasi digital yang dapat memberikan manfaat nyata," tandasnya.