Logo JawaPos
Author avatar - Image
Penulis: Antara
Rabu, 28 Oktober 2026 | 20.15 WIB

Kapasitas Data Center RI Berpotensi Naik hingga 11 GW

Pemerintah menyebut kapasitas pusat data nasional berpotensi meningkat hingga 11 gigawatt (GW) pada 2030, dari posisi saat ini berada pada kisaran 0,45-0,58 GW. (ANTARA) - Image

Pemerintah menyebut kapasitas pusat data nasional berpotensi meningkat hingga 11 gigawatt (GW) pada 2030, dari posisi saat ini berada pada kisaran 0,45-0,58 GW. (ANTARA)

JawaPos.com - Pemerintah menyebut kapasitas pusat data nasional berpotensi meningkat hingga 11 gigawatt (GW) pada 2030, dari posisi saat ini berada pada kisaran 0,45-0,58 GW.

Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan, penguatan infrastruktur digital menjadi salah satu langkah guna mendukung transformasi digital, sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

"Salah satu sumber pertumbuhan baru yang dapat didorong adalah ekonomi digital. Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2025, nilai transaksi bruto ekonomi digital Indonesia mendekati 100 miliar dolar AS, tumbuh sekitar 14 persen year on year/yoy, sekaligus menjadi yang terbesar di Asia Tenggara," kata Haryo, dikutip Rabu (28/10).

Untuk mendukung perkembangan ekonomi digital, pemerintah juga merencanakan penambahan kapasitas energi sebesar 69,5 GW berdasarkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025-2034.

Rencana tersebut turut didukung program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 gigawatt-peak (GWp).

Selain infrastruktur digital dan pasokan energi, pemerintah menilai ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten menjadi faktor penting dalam mendukung transformasi digital.

Indonesia diperkirakan membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital hingga 2030.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pemerintah memperkuat pendidikan dan pelatihan melalui program Beasiswa Talenta Digital (Digital Talent Scholarship), kerja sama dengan penyedia teknologi dan negara lain, termasuk melalui WAICO.

Pemerintah juga memberikan insentif Super Tax Deduction hingga 200 persen untuk kegiatan pelatihan vokasi guna mendorong pengembangan kompetensi tenaga kerja.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore