
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan kembali melemah pada perdagangan Rabu (28/10), setelah ditutup melemah sebesar 1,99 persen ke level 5,266 pada perdagangan Selasa (27/10).
MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan IHSG sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [v], sehingga koreksi berpotensi terbatas ke area 5.116–5.180 sebelum kembali menguat dan peluang penguatan selanjutnya berada di 5,456-5,564.
Adapun, posisi support IHSG saat ini berada di rentang 5,185 - 4,915 sedangkan resistance di level 5,460- 5,563.
MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham yang menarik dicermati investor pada perdagangan Rabu (28/10), yakni PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR).
Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham ADRO sebelumnya menguat 0,41 persen ke level 2.460, disertai volume pembelian.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi ADRO saat ini berada pada bagian dari wave [b] dari wave B. Investor dapat menerapkan strategi Buy on Weakness pada kisaran 2.310–2.420, dengan target harga 2.570 dan 2.640 serta stop loss di bawah 2.270.
Selanjutnya, saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) direkomendasikan dengan strategi Trading Buy. Saham BUVA sebelumnya terkoreksi 6,38 persen ke level 352, disertai tekanan jual.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi BUVA saat ini masih berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5, selama mampu bertahan di atas level 300. Investor dapat menerapkan strategi Trading Buy pada kisaran 320–352, dengan target harga 436 dan 492 serta stop loss di bawah 300.
Berikutnya, saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham ERAA sebelumnya menguat 1,79 persen ke level 570, disertai volume pembelian.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi ERAA dalam skenario terbaik saat ini berada pada bagian dari wave [b] dari wave B. Investor dapat menerapkan strategi Buy on Weakness pada kisaran 520–540, dengan target harga 600 dan 615 serta stop loss di bawah 515.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bill Gates Puji AI Meta Milik Zuckerberg, Muse Dinilai Mampu Mengubah Cara Orang Bekerja
Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme, Indonesia Pimpin CTIF Council
Prediksi Skor Persib Bandung vs Melbourne Victory: Maung Bandung Menang di Si Jalak Harupat
Prediksi Skor Parma vs Udinese: I Gialloblù Bidik Kemenangan demi Keluar Zona Degradasi
Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A: 6 Kekalahan Beruntun Jadi Ancaman Serius Tim Tamu
Sadisnya Dwi Bagus Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Jasad Dibakar dan Digiling
Prediksi Skor RANS Nusantara FC vs Kendal Tornado FC, Duel Ketat Tim Papan Atas Championship
Prediksi Skor Adelaide United vs Lion City Sailors: Duel Perebutan Posisi Puncak Grup F ACL Two
Prediksi Susunan Pemain Liverpool vs Chelsea: Joao Pedro Absen, Siap Andalkan Danny Welbeck
Tatap dan Peluk Dwi Bagus, Tangis Istri Sah Pecah saat Olah TKP Kasus Pembunuhan di Rumahnya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022