
ilustrasi Rupiah dan Dolar AS. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan akan kembali melemah pada perdagangan Rabu (28/10), setelah sebelummya ditutup melemah sebesar 21 poin menjadi Rp 18.156 per dolar AS pada perdagangan Selasa (27/10).
Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pergerakan rupiah pada hari ini akan dipengaruhi oleh sentimen dalam dan luar negeri.
"Untuk perdagangan (28/10) mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp 18.150 - Rp 18.200,” ujar Ibrahim keterangan yang diterima, Rabu (28/10).
Ibrahim mengatakan, pasar menantikan konferensi pers Ketua The Fed, Kevin Warsh, yang mungkin akan memberikan sinyal mengenai langkah kebijakan bank sentral selanjutnya.
Selain itu, pasar akan mencermati rilis data Personal Consumption Expenditures (PCE) AS, indikator inflasi yang menjadi acuan utama The Fed pada hari Kamis, untuk mendapatkan petunjuk baru mengenai prospek suku bunga.
"Para investor juga bersiap menghadapi pemilihan paruh waktu AS pada 3 November nanti,” ujarnya.
Sementara itu dari dalam negeri, ia mengatakan jaminan pemerintah akan kecukupan bahan bakar minyak (BBM) tidak otomatis menjamin Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terbebas dari tekanan akibat kenaikan harga minyak dunia.
Ibrahim mengatakan, kebijakan yang perlu diperhatikan mencakup pengelolaan cadangan energi, pengawasan penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran, pengendalian konsumsi energi, serta pengelolaan risiko harga minyak dan nilai tukar.
Efektivitas kebijakan tersebut perlu dinilai berdasarkan data aktual mengenai harga minyak, realisasi subsidi dan kompensasi energi, serta kondisi fiskal pemerintah.
"Intinya, kecukupan stok BBM berkaitan dengan ketahanan pasokan, sedangkan keberlanjutan subsidi berkaitan dengan kemampuan fiskal negara,” ucapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022