
Ilustrasi emas batangan. (Istimewa).
JawaPos.com - Harga emas dunia kembali melemah pada perdagangan Jumat (23/10) dan menuju penurunan mingguan terdalam, alias terjun bebas dalam lebih dari empat bulan terakhir.
Dilansir dari Reuters, Kenaikan harga minyak yang tinggi memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga akan bertahan di level tinggi lebih lama, sementara investor menantikan pertemuan kebijakan Federal Reserve (The Fed) pekan depan.
Kondisi ini membuat harga emas terus tertekan. Harga emas di pasar spot turun 0,3 persen menjadi USD 4.013,34 per ons pada pukul 08.15 GMT.
Penurunan sedikit mereda setelah harga emas sempat menyentuh level terendah sejak 20 Juli pada awal perdagangan.
Sepanjang pekan ini, harga emas telah merosot 3,6 persen dan berada di jalur penurunan mingguan terdalam sejak Juni.
Sebagai informasi, harga emas dunia sempat menyentuh USD 4.489 per troy ons pada 2 Juni 2026. Terpaut cukup jauh dibandingkan dengan level harga saat ini.
Bahkan, bila ditarik lebih jauh, harga emas dunia sempat menyentuh USD 5.081 per troy ons pada Januari 2026.
Sementara, kontrak berjangka emas Amerika Serikat (AS) untuk pengiriman Desember turun 0,8 persen menjadi USD 4.028 per ons.
Kepala Riset Pasar Capital.com, Monte Safieddine, mengatakan jika harga emas menembus level tersebut secara meyakinkan, hal itu akan menandakan bahwa pasar tidak lagi memperhitungkan pelonggaran suku bunga.
“Melainkan mulai mengantisipasi inflasi yang persisten, imbal hasil obligasi yang tinggi, dan penguatan dolar AS,” ujar Monte.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
Profil Kalam Salan, Anggota Parlemen Malaysia yang Kritik Prabowo Pakai Bahasa Jawa
Prediksi Skor Persik Kediri vs PSS Sleman: Macan Putih Diunggulkan Menang
4 Faktor yang Membentuk Kepribadian Introvert Menurut Penjelasan Psikologi
Debut di ITB Ultra Marathon 2026, Alumni ITS Langsung Rebut Gelar Juara
Prediksi Skor Getafe vs Lugano: Tamu Datang dengan Modal Positif
Prediksi Skor Bournemouth vs AC Milan: The Cherries Berpeluang Perpanjang Tren Positif
Prediksi Skor Kairat vs Panathinaikos: Wakil Yunani Diunggulkan, Duel Sengit di Kazakhstan
Panser Biru Tanggapi Sanksi PSIS dan Larangan 6 Kali Away Usai Kericuhan di Ciamis
Prediksi OFI Crete vs Bayer Leverkusen: Tuan Rumah Terpuruk, Tim Tamu Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022