Logo JawaPos
Author avatar - Image
Penulis: Djati Waluyo
Kamis, 22 Oktober 2026 | 14.58 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat, Ini Strategi Trading Saham AMRT hingga RAJA 

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan kembali menguat pada perdagangan Kamis (22/10), setelah ditutup menguat sebesar 0,94 persen ke level 5,328 pada perdagangan Rabu (21/10).

MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG berada pada wave iv dari wave (iii) dari wave [v], dengan peluang menguat ke 5,407–5,458. Meski begitu, investor perlu mewaspadai potensi koreksi ke 5,117–5,166.

Adapun, posisi support IHSG saat ini berada di rentang 4,915 - 4,754 sedangkan resistance di level 5,317 - 5,563.

MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham yang menarik dicermati investor pada perdagangan Kamis (22/10), akni PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA).

Keempat saham tersebut direkomendasikan dengan strategi Trading Buy dan Buy on Weakness, dengan target harga serta batas risiko yang perlu diperhatikan investor.

Saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) direkomendasikan dengan strategi Trading Buy. Saham AMRT sebelumnya menguat 0,48 persen ke level 1.050, meskipun tekanan jual mulai muncul.

MNC Sekuritas memperkirakan posisi AMRT saat ini berada pada wave [iv] dari wave C dari wave (5). Investor dapat menerapkan strategi Trading Buy pada kisaran 1.015–1.045, dengan target harga 1.100 dan 1.140 serta stop loss di bawah 990.

Selanjutnya, saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham ADMR sebelumnya menguat 1,65 persen ke level 1.230, tetapi masih disertai tekanan jual.

MNC Sekuritas memperkirakan posisi ADMR saat ini berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C. Investor dapat menerapkan strategi Buy on Weakness pada kisaran 1.145–1.215, dengan target harga 1.260 dan 1.315 serta stop loss di bawah 1.130.

Editor: Kuswandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore