Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Oktober 2026 | 00.14 WIB

Total 4,52 Juta Industri Kecil dan Menengah Hadapi Tantangan Transformasi Industri Hijau

Pelatihan Manajemen Keuangan dan Bisnis Berkelanjutan untuk IKM. Mengusung tema "Growing Sustainably Together: Future Proofing ESG-Driven Supply Chain" (Istimewa). - Image

Pelatihan Manajemen Keuangan dan Bisnis Berkelanjutan untuk IKM. Mengusung tema "Growing Sustainably Together: Future Proofing ESG-Driven Supply Chain" (Istimewa).

JawaPos.com - Meningkatnya perhatian terhadap aspek keberlanjutan dalam rantai pasok global kini tidak hanya menyasar industri besar. Tetapi juga semakin relevan bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM) dalam mendukung memperluas akses pasar dan pengembangan usaha yang berkelanjutan.

Data Kementerian Perindustrian (Kemenperin) 2026, jumlah IKM di Indonesia mencapai 4,52 juta unit usaha atau sekitar 99,7 persen dari total industri nasional. Peningkatan transformasi hijau pada IKM dinilai akan berdampak besar pada kemajuan industri nasional.

"Transformasi menuju industri hijau bukan hanya tanggung jawab industri skala besar, tetapi juga menjadi peluang strategis bagi IKM dalam negeri. Kolaborasi lintas pemangku kepentingan memiliki peran penting dalam memastikan transformasi industri hijau berlangsung secara inklusif dan berkelanjutan," kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Reni Yanita dalam acara Pelatihan Manajemen Keuangan dan Bisnis Berkelanjutan untuk IKM. Mengusung tema "Growing Sustainably Together: Future Proofing ESG-Driven Supply Chain" dikutip pada Senin (19/10).

Untuk mencapai transformasi tersebut selain kesiapan operasional dan akses pasar, pengelolaan keuangan yang baik serta penerapan praktik usaha efisien menjadi bagian penting dalam memastikan pertumbuhan IKM merata di seluruh lapisan.

Pelatihan Manajemen Keuangan dan Bisnis Berkelanjutan, misalnya, juga sejalan dengan Program Pemberdayaan IKM Hijau yang diluncurkan pada Juli 2026 melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA).

Program tersebut menurut Reni dapat mempercepat transformasi IKM agar semakin adaptif dalam memenuhi tuntutan pasar global. Tidak hanya pengetahuan mengenai ekonomi hijau, IKM Hijau juga fokus pada pengembangan kapasitas pelaku IKM agar mampu menerapkan praktik usaha yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

"Kami berharap, kolaborasi lintas sektor dapat membantu IKM mendapatkan role model yang bisa dijadikan inspirasi dalam menggerakkan transformasi hijau bagi IKM lainnya di Indonesia," tutup Reni.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore