Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Oktober 2026 | 01.56 WIB

Dukung Pemulihan Ekonomi, Pertamina Bantu Perajin Tenun Desa Adat Sade Kembali Berkarya

PT Pertamina (Persero) memberikan bantuan 45 alat tenun serta pendampingan pelatihan kepada masyarakat Desa Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah agar para perajin dapat kembali menjalankan usaha. (Istimewa). - Image

PT Pertamina (Persero) memberikan bantuan 45 alat tenun serta pendampingan pelatihan kepada masyarakat Desa Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah agar para perajin dapat kembali menjalankan usaha. (Istimewa).

JawaPos.com – Masyarakat Desa Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, sedang berupaya memulihkan kehidupan dan aktivitas ekonomi setelah musibah kebakaran pada Agustus lalu. 

Bagi para perajin tenun, kehilangan peralatan dan tempat usaha menjadi tantangan untuk kembali berkarya serta memperoleh penghasilan bagi keluarga.

Mendukung upaya pemulihan tersebut, PT Pertamina (Persero) memberikan bantuan 45 alat tenun serta pendampingan pelatihan agar para perajin dapat kembali menjalankan usaha. Dukungan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pertamina untuk menjaga tradisi tenun Sasak dan mendorong pemulihan wisata budaya Desa Adat Sade.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan di panggung Festival, area Pertamina Mandalika International Circuit. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina untuk mendukung pemberdayaan masyarakat sekitar.

Musibah kebakaran yang terjadi pada 22 Agustus 2026 lalu berdampak pada rumah warga serta bangunan penunjang kegiatan ekonomi dan budaya, termasuk toko seni, lumbung, dan Bale Baleq. Kondisi tersebut turut mengganggu mata pencaharian masyarakat yang selama ini bertumpu pada kegiatan menenun, penjualan suvenir, serta jasa pemandu wisata.

Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita menyampaikan bahwa bantuan tersebut ditujukan untuk membantu warga kembali produktif dan memulihkan sumber pendapatan keluarga.

“Melalui bantuan 45 alat tenun serta pendampingan pelatihan, kami berharap para perajin Desa Adat Sade dapat kembali bekerja dan menghasilkan karya. Tradisi tenun memiliki nilai penting bagi masyarakat, baik sebagai sumber penghidupan maupun sebagai warisan budaya yang perlu terus dijaga,” ujar Arya.

Desa Adat Sade dikenal sebagai salah satu destinasi wisata budaya masyarakat Sasak di Lombok. Kain tenun yang dihasilkan para perajin menjadi bagian dari identitas budaya desa sekaligus produk lokal yang memiliki daya tarik bagi wisatawan.

Ketersediaan alat tenun menjadi langkah awal untuk memulihkan kegiatan produksi. Sementara itu, pendampingan pelatihan diharapkan dapat membantu para perajin mengembangkan keterampilan dan memperkuat kesiapan mereka untuk kembali menjalankan usaha.

Arya menambahkan, kehadiran Pertamina di Mandalika membawa semangat untuk tumbuh bersama masyarakat dan memperluas manfaat perkembangan pariwisata bagi ekonomi lokal.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore