Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Oktober 2026 | 23.45 WIB

Harga BBM Bersubsidi Tak Naik hingga Akhir Tahun, Ekonom: Bebani APBN tapi Penting Jaga Daya Beli

Pembelian BBM Pertalite diwacanakan hanya untuk orang dengan desil tertentu. (Dok/Pertamina) - Image

Pembelian BBM Pertalite diwacanakan hanya untuk orang dengan desil tertentu. (Dok/Pertamina)

JawaPos.com - Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menilai kebijakan mempertahankan harga BBM subsidi dan nonsubsidi merupakan langkah yang esensial di tengah gejolak ekonomi global.

"Saya pribadi mendukung upaya dari pemerintah ini untuk memberikan bantuan subsidi upah pada buruh, dan juga ditambah dengan mempertahankan harga minyak, terutama mempertahankan harga BBM yang saya pikir yang paling esensial, yang paling dibutuhkan. Karena dengan harga BBM yang sekarang saja sebetulnya sudah banyak pihak yang mengkhawatirkan terkait keterjangkauan daripada masyarakat terhadap harga BBM baik yang subsidi maupun yang nonsubsidi," ujar Faisal, dikutip Selasa (6/10).

Paling tidak, menurut dia, harga BBM subsidi yang perlu dipastikan oleh pemerintah untuk tidak naik, karena dampaknya akan besar pada masyarakat kalau dilepas.

"Walaupun hal tersebut berpengaruh terhadap beban subsidi di APBN, tapi ini untuk menolong perekonomian, dan sifatnya ini mendesak serta esensial untuk menjaga daya beli dan juga menjaga performa daripada sektor produksi yang bergantung pada kelas menengah ke bawah," katanya.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora sebelumnya mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan nonsubsidi per 1 Oktober 2026 tidak mengalami perubahan apabila dibandingkan dengan September 2026.

Ia mengatakan, untuk harga BBM subsidi, seperti pertalite dan biosolar, akan sesuai dengan kebijakan pemerintah, yakni tidak mengalami perubahan harga hingga akhir tahun 2026.

Sementara itu, ujar Kitty, untuk penetapan harga BBM nonsubsidi masih mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral Yuliot memastikan harga bahan bakar minyak bersubsidi seperti pertalite dan biosolar tidak naik meskipun harga minyak dunia tembus USD 107 per barel.

Akan tetapi, lanjutnya, untuk harga BBM nonsubsidi akan mengalami penyesuaian sebab mengikuti harga pasar. Adapun penyesuaian untuk BBM nonsubsidi tersebut akan mengikuti harga rata-rata minyak dunia dalam satu bulan.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore