Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 Oktober 2026 | 20.38 WIB

Tak Cuma Jago Bahasa Asing, ini 5 Bekal yang Harus Dimiliki untuk Bekerja di Industri Pariwisata

Job Fair Internship Expo dan Coaching Clinic di Auditorium IP Trisakti, Jakarta, Senin (5/10). (Dimas Choirul/Jawapos.com). - Image

Job Fair Internship Expo dan Coaching Clinic di Auditorium IP Trisakti, Jakarta, Senin (5/10). (Dimas Choirul/Jawapos.com).

JawaPos.com — Bekerja di industri pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknis atau bahasa asing. Sektor yang banyak berhadapan langsung dengan manusia ini juga membutuhkan kemampuan melayani, etika, pengetahuan, hingga karakter yang kuat.

Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Pemasaran dan Alumni Institut Pariwisata (IP) Trisakti, Novita Widyastuti Sugeng, membagikan tips yang harus dimiliki seorang individu untuk masuk ke sektor pariwisata. Berikut tipsnya;

1. Kemampuan Hospitality

Novita mengatakan salah satu fondasi utama yang perlu dimiliki Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata adalah hospitality atau keramahtamahan.

“Industri pariwisata itu identik dengan bagaimana kita melayani manusia. Jadi yang kita temui adalah manusia. Pada dasarnya manusia itu siapapun orangnya ingin dilayani,” kata Novita kepada wartawan pada acara Job Fair Internship Expo dan Coaching Clinic di Auditorium IP Trisakti, Jakarta, Senin (5/10).

Menurutnya, hospitality bukan sekadar kemampuan untuk bersikap ramah. Sikap tersebut perlu menjadi kebiasaan yang dibentuk dalam keseharian, termasuk melalui pembelajaran mengenai etika.

2. Meningkatkan Pengetahuan

Selain kemampuan melayani, calon pekerja di sektor pariwisata perlu memiliki pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Novita mengatakan, pendidikan perlu terus menyesuaikan kurikulum dengan perkembangan dunia kerja.

“Pengetahuan ini kita rancang kurikulumnya berdasarkan kebutuhan industri. Jadi ketika kita mau merubah kurikulum, kita wajib untuk berdiskusi atau FGD dengan industri-industri,” tuturnya.

3. Keterampilan/Skill

Bekal selanjutnya adalah keterampilan. Menurut Novita, skill tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis sesuai bidang studi, tetapi juga kemampuan berkomunikasi.

“Ya dari mulai keterampilan dia berkomunikasi, ataupun keterampilan dasar di mana mata kuliah dia, dia ambil. Sesuai dengan prodinya,” jelasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore