Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Oktober 2026 | 00.21 WIB

Bahlil Ungkap Alasan Pembentukan Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi

Bahlil Lahadalia resmi merangkap jabatan sebagai Menteri Koordinator (Menko) Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) setelah dilantik Presiden hari ini, di Istana, Jakarta, Kamis (1/10). (YouTube Setpres) - Image

Bahlil Lahadalia resmi merangkap jabatan sebagai Menteri Koordinator (Menko) Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) setelah dilantik Presiden hari ini, di Istana, Jakarta, Kamis (1/10). (YouTube Setpres)

JawaPos.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto membentuk kementerian koordinator baru. 

Menurut Bahlil, posisi Kemenko berfungsi mengoordinasikan kementerian teknis, termasuk Kementerian Investasi dan Hilirisasi.

"Nanti alasannya, kalau Menko kan Kemenko aja, Menteri Investasi dan Hilirisasi kan dia Menteri Teknis, jadi kementeriannya, Kementerian Investasi dan Hilirisasi itu di dalam koordinasi Kemenko. Itu aja, kok. Biasa, ya," kata Bahlil kepada wartawan usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10).

Terkait rangkap jabatan, Bahlil mengakui penugasan sebagai Menteri ESDM sekaligus Menko Hilirisasi dan Transisi Energi merupakan hal baru baginya.

"Oh iya, ini baru pertama kali saya ditugaskan sebagai Menteri ESDM merangkap Menko," ujarnya.

Bahlil juga menegaskan dirinya tidak ingin memberikan pernyataan di luar kewenangan yang diberikan Presiden melalui Keputusan Presiden (Keppres).

"Saya tidak boleh menjawab melampaui batas kewenangan. Saya hanya menjalankan sesuai dengan apa yang diperintahkan dalam Keppres bahwa Presiden, karena mengenai semua kewenangan tentang kepentingan negara ini, itu adalah hak Presiden dan dilibatkan para pembantu-pembantunya," jelasnya.

Dia menegaskan akan menjalankan penugasan tersebut sesuai keputusan Presiden.

"Dan sebagai pembantu Presiden yang baik akan taat, tunduk pada apa yang diperintahkan dan apa yang ada dalam Keppres tersebut," imbuh Bahlil.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore