Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 September 2026 | 03.32 WIB

Jangan Cuma Dinikmati Kelompok Besar, MBG Didorong Berdayakan Pelaku UMKM Lokal

Ilustrasi petugas SPPG di Jawa Timur sedang menyiapkan menu MBG. (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Ilustrasi petugas SPPG di Jawa Timur sedang menyiapkan menu MBG. (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai perlu dikelola secara transparan agar tidak hanya menjadi pasar bagi kelompok usaha tertentu.

Pelaku usaha lokal, mulai dari petani, peternak, nelayan, koperasi, UMKM hingga pengusaha santri, didorong mendapat ruang dalam rantai pasok program tersebut.

"Penataan diperlukan supaya kesempatan tidak hanya dinikmati kelompok besar, tetapi juga terbuka bagi koperasi desa, UMKM, dan pengusaha santri yang memenuhi standar," kata Ketua DPW Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Jawa Timur, Burhanudin dalam sebuah dialog di Surabaya, dikutip Kamis (24/9).

Dia mengakui MBG telah membuka ruang ekonomi baru bagi komunitas pesantren.

Sejumlah pesantren telah terlibat dalam penyelenggaraan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sementara alumni dan pelaku usaha santri berpeluang masuk ke dalam jaringan pasok bahan pangan.

Kegiatan tersebut tidak hanya menciptakan permintaan baru, tetapi juga membuka kesempatan kerja dan menghidupkan kegiatan usaha di sekitar pesantren.

“Dampak positifnya banyak sekali. Komunitas pesantren yang mendirikan SPPG cukup banyak. Alumni juga bisa menjadi bagian dari jaringan pasok pengadaan barang. Sebagai penggerak ekonomi di masyarakat, manfaatnya luar biasa,” ujarnya.

Menurut dia, potensi itu dapat diperbesar karena Jawa Timur memiliki basis pertanian, peternakan, perikanan, serta jaringan pesantren yang kuat. Minat pengusaha santri untuk terlibat juga tinggi.

Di sejumlah daerah, termasuk Banyuwangi, pemasok dan calon investor disebut telah menjajaki kerja sama dengan pesantren untuk mendukung layanan MBG.

Kepastian permintaan dari dapur MBG juga dinilai dapat membantu produsen pangan merencanakan produksi dengan lebih baik.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore