
Ilustrasi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berpotensi berpotensi koreksinya pada perdagangan Selasa (22/9), setelah ditutup melemah sebesar 0,88 persen ke level 6,384 pada perdagangan Senin (21/9).
MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG masih berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) pada label hitam sehingga IHSG masih rawan menguji kembali 6,290-6,370.
Namun, selama IHSG masih mampu berada di atas 6,370 maka masih terdapat peluang IHSG menguat ke rentang 6,541-6,581. Adapun, posisi support IHSG saat ini berada di rentan 6,371-6,279 sedangkan resistance di level 6,585-6,633.
MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang menarik untuk dicermati pada perdagangan Selasa (22/9), yakni PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA).
Saham PT Astra International Tbk (ASII) direkomendasikan dengan strategi Trading Buy. Saham ASII sebelumnya terkoreksi ke level 4.820 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, namun masih tertahan oleh MA20.
MNC Sekuritas memperkirakan, posisi ASII saat ini sedang berada di awal wave [c] dari wave B pada label hitam. Investor dapat menerapkan strategi Trading Buy pada kisaran 4.790-4.820, dengan target harga 4.990 hingga 5.200 dan stop loss di bawah 4.770.
Selanjutnya, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham BBNI sebelumnya terkoreksi 0,82 persen ke level 3.620 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Namun, koreksi tersebut tertahan oleh MA60.
MNC Sekuritas memperkirakan, posisi BBNI saat ini sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [b]. Investor dapat melakukan strategi Buy on Weakness pada kisaran 3.440-3.550, dengan target harga 3.720 hingga 3.880 dan stop loss di bawah 3.400.
Berikutnya, saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham DEWA sebelumnya terkoreksi 1,62 persen ke level 364 dan masih didominasi oleh tekanan jual.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022