
pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (7/8/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berpotensi berpotensi koreksinya pada perdagangan Jumat (18/9), meski ditutup menguat sebesar 0,4 persen ke level 6,462 pada perdagangan Kamis (17/9).
MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG masih berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) pada label hitam sehingga IHSG masih rawan menguji kembali 6,290-6,370.
Namun, selama IHSG masih mampu berada di atas 6,370 maka masih terdapat peluang IHSG menguat ke rentang 6,541-6,581. Adapun, posisi support IHSG saat ini berada di rentan 6,279-6,201 sedangkan resistance di level 6,585-6,633.
MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang menarik untuk dicermati pada perdagangan Jumat (18/9), yakni PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).
Saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham ADMR sebelumnya menguat 3,97 persen ke level 1.570 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Penguatan tersebut juga mampu membawa saham ADMR menembus MA60.
MNC Sekuritas memperkirakan, posisi ADMR saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave (c) dari wave [y] pada label hitam atau awal wave [ii] dari label merah. Investor dapat melakukan strategi Buy on Weakness pada kisaran 1.545-1.565, dengan target harga 1.610 hingga 1.680 dan stop loss di bawah 1.520.
Baca Juga:Rupiah Berisiko Melemah Hari Ini, Tertekan Suku Bunga The Fed dan Ketegangan Moneter Global
Selanjutnya, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham BMRI sebelumnya menguat 2,11 persen ke level 4.350, namun masih didominasi oleh tekanan jual. Pergerakannya masih mampu berada di atas MA20.
MNC Sekuritas memperkirakan, posisi BMRI saat ini sedang berada pada bagian dari wave d dari wave (x) pada pola triangle-nya (hitam). Investor dapat melakukan strategi Buy on Weakness pada kisaran 4.170-4.240, dengan target harga 4.390 hingga 4.450 dan stop loss di bawah 4.130.
Berikutnya, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham BRPT sebelumnya menguat 0,63 persen ke level 1.610 dan disertai dengan munculnya volume pembelian.
MNC Sekuritas memperkirakan, posisi BRPT saat ini sedang berada pada bagian akhir dari wave (c) dari wave [ii]. Investor dapat melakukan strategi Buy on Weakness pada kisaran 1.535-1.585, dengan target harga 1.700 hingga 1.875 dan stop loss di bawah 1.495.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022